Inter Di Kabarkan Siap Tampung Ozil

Klub dari Seri A, Inter Milan dikabarkan siap untuk menampung salah satu pemain yang dulunya di anggap pemain keberuntungan saat timnya tampil di Piala Dunia 2014 kemarin, Mesut Ozil namun hanya ingin sebagai status pinjaman saja.

Pemain berusia 30 Tahun ini sendiri dikabarkan tidak jelas dengan masa depannya padahal ia sendiri baru saja menambah masa baktinya bersama klub The Gunners pada musim lalu hingga tahun 2021 yang akan mendatang.

Akan tetapi pelatih dari Arsenal, Unai Emery belakangan ini tampaknya lebih sering mencadangkan pemain ini karena ia di anggap tidak ingin bekerja lebih keras lagi untuk tim yang berada di London Utara.

Akhir-akhir ini terdapat rumor bahwa The Gunners akan mendepak Ozil dari Emirates, Namun hal ini sendiri di bantah oleh sang pelatih, Ia mengatakan bahwa pemain asal Jerman akan menjadi rencana mereka di kemudian hari yang akan datang.

Simak Artikel di bawah ini untuk informasi lebih lengkapnya.

Siap Tampung Ozil

Arsenal sendiri di kabarkan sempat ingin menukarkan Ozil ke Inter Milan untuk mendapatkan Ivan Perisic, Namun hal ini sendiri ternyata di tolak oleh Inter. Namun baru-baru ini klub yang memiliki julukan Biscione ternyata berubah pikiran, mereka sendiri mengiginkan Ozil namun hanya dengan status pinjaman.

Ivan Ingin Hengkang

Kabar ini terhembus karena pihak dari Inter mengatkan bahwa Ivan ingin hengkang dan meminta nya untuk menjualnya ke klub Arsenal, Aset kami harus di jaga dengan baik dan kami sendiri harus mendapatkan penganti yang bisa membuat tim kami menjadi lebih hebat lagi dan salah satu cara yang tepat adalah mengantikan ivan dengan Ozil

Sarri Di Minta Untuk Tidak Mengkritik Pemain

Pelatih dari Chelsea, Maurizio Sarri. dikabarkan mendapat respon negatif karena ia sendiri selalu mengkritik para pemainnya di depan media. Sarri sendiri diagap meniru cara Jose Mourinho untuk meningkatkan mental para pemainnya agar bermain lebih baik lagi.

Kritik dari Sarri muncul usai Timnya di bantai oleh Arsenal dengan skor 2-0 di Primier League. Sarri sendiri dengan tegas mengkritik para pemainanya terutama Eden Hazard yang tidak memiliki mentalitas bertarung.

Namun pada akhirnya kritik itu di respons positif karena di laga Carabao Cup, Chelsea berhasil mengalakan Totthenham dan maju ke final. Akan tetapi Sarri diminta untuk tidak melakukan hal tersebut yang dapat membuat para pemain mereka frustasi dan sakit hati.

Simak komentar selengkapnya di bawah ini ya.                           

 Sangat Beresiko

Menurut manajer dari Timnas Belanda, Rudd Gulit. mengkritik pemain di depan media merupakan hal yang sangat beresiko seperti Jose Mourinho yang telah di Pecat Manchester United karena selalu mengkritik para pemainnya di depan media. Bukan hanya di pecat saja hal itu juga dapat membuat tim menjadi tidak harmoni.

” Terkadang kita sebagai manajer ingin bersikap terbuka dari hal baik ataupun buruk dengan tujuan untuk membuat para pemain menjadi lebih baik lagi, Namun ada jika disalah artikan oleh pemain tersebut maka kita akan memiliki masalah yang besar sebagai manajer.

Hanya Perkaya Media

Gulit jiga mengatakan dengan kritikan yang Sarri ungkapkan di depan media itu hanya membuat tim kita menjadi kacau dan memperkaya media saja.

Piatek Menjadi Bahan Candaan Gattuso

Pelatih asal Italia, Gennaro Gattuso, Secara blak blakan mengatakan bahwa penyerang baru milik klub AC Milan, Krzystof Piatek. Pria berumur 41 Tahun ini mengatakan bahwa pemain baru ini seperti Robotcop karena ia sendiri sangat jarang berbicara.

Piatek sendiri di datangkan oleh Milan dari Genoa dengan mahar sekitar 36 Juta Euro. pemain asal polandia ini sendiri di resmikan pada tanggal 23 Januari kemarin.

Pemain ini sendiri di datangkan untuk menggantikan posisi dari Gonzalo Higuain yang telah memilih pergi ke Chelsea. Piatek sendiri di harapkan dapat bermain dengan baik, Karena saat ia bermian di Genoa sendiri ia telah mencatatkan 15 Gol dan 17 Penampilannya di Seri A.

Simak di bawah ini untuk informasi selengkapnya.

Seperti Robotcop

Dalam pers yang di selengarakan oleh Milan, Gattuso secara spontan mengatakan pemain berusia 23 Tahun ini. Pemain yang dijuluki sebagai Lewandoski baru ini ternyata di bilang seperti robotcop yang jarang berbicara di timnya.

“Piatek datang seperti robotcop, Dia hanya berbicara 3-4 Kata saja dalam sesi latihan, Ungkap Gattuso.

Masalah Higuain

Pada kesempatan yang sama Gattuso juga membicarakan masalah sang mantan pemain. Higuain. Ia mengatakan bahwa sang pemain sakit hati karena mendapatkan kartu merah saat melawan Juventus kemarin.

Laga kontra antara AC Milan dan Juventus terjadi di pada bulan November lalu yang dimana Higuain gagal mengeksekusi penalti dan di tambah lagi dengan ia mendapatkan kartu merah, Itu membuat ia sangat terbeban dan memilih untuk pergi dari Rossoneri karena ia mengangap bahwa dirinya tidak pantas disana.

Higuain Akan Memberi Gelar Untuk Chelsea

Sebuah tekad besar di ungkapkan oleh pemain baru milik Chelsea, Gonzalo Higuain. mengatakan bahwa ia akan berjuang mati matian untuk membawa The Blues meraih juara pada musim ini.

Setelah banyak rumor tentang kepindahan pemain ini di awal tahun 2019 ini akhirnya higuain resmi hengkang dari AC Milan, Dan ia memutuskan untuk bermain dengan Chelsea yang dimana telah di resmikan kepada publik dini hari tadi.

Para pendukung dari Chelsea sendiri sangat kecewa dengan beberapa pemain baru yang tidak dapat bermain dengan baik dan menyumbangkan golnya untuk The Blues sehingga mereka berharap besar bahwa Higuain dapat memberikan yang terbaik dan raihan gol yang banyak untuk klub ini.

Higuain sendiri sadar bahwa ia di datangkan dengan sangat susah dan ia juga harus memiliki tanggung jawab yang besar untuk memenangkan laga yang akan di jalanin oleh Chelsea nanti.

Simak berita dibawah ini untuk komentar sang pemain baru

Target Yang Besar

Higuain sendiri sangat paham bahwa ia didatangkan dengan tujuan yang sangat besar untuk membuat tim ini menjadi lebih baik sehingga ia harus siap memberikan kemampuan terbaik nya agar timnya dapat mencapai target.

“Saya sendiri mengenal pelatih saya saat ini, Ia sendiri memiliki ambisi yang besar untuk membawa tim yang ia asuh menjuarai beberapa Liga yang mereka jalanin.

“Sekarang saya sudah resmi bermain di Stamford Bridge jadi saya akan memberikan kemampuan terbaik yang saya miliki untuk mengantarkan klub ini meraih banyak gelar dan mencapai target yang di inginkan oleh klub.

Cristiano Ronaldo Resmi Di Hukum 23 Bulan Penjara

Kasus pengelepan pajak yang di lakukan oleh pemain Juventus, Cristiano Ronaldo nampaknya akan segera berakhir. Ronaldo sendiri mengaku salah bahwa dirinya melakukan pengelepan pajak dan ia juga menerima hikuman yang di berikan oleh hakim yaitu dengan 23 bulan penjara.

Sejak tahun lalu Ronaldo sendiri memang kerap sedang di beritakan melakukan pengelapan pajak, semua ini ia lakukan saat ia masih bermain dengan Real Madrid yang dimana bahwa ia dituduh melakukan pengelapan pajak dari tahun 2011 sampai dengan tahun 2014.

Untuk pengelepan pajaknya tidak tanggung tanggung karena harga pajak yang ronaldo gelapkan dengan jumlah yang sangat fantastis besar. Ia sendiri menghindari pajaknya dengan nilai 15.679.582 Euro Selama tiga tahun di Spanyol yang dimana pajak ini berasal dari Image Right yang ia miliki.

Di lansir dari media spanyol ronaldo telah melalui proses persidangan yang dimana ia mendapatkan hukuman bersalah oleh Otoritas pajak dengan hukuman 23 bulan penjara.

Baca di bawah ini untuk mengetahui situasi hukuman yang di berikan oleh Ronaldo

Ronaldo Tidak Dipenjara

Meskipun ia mendapatkan hukuman dengan 23 bulan penjara, Namun ronaldo sendiri tidak akan mendekam di dalam penjara dalam waktu dekat.

Hal ini sendiri disebabkan karena peraturan yang terdapat di spanyol berbeda, Seseorang yang pertama kali mendapatkan hukuman penjara di negara ini dengan masa hukuman di bawah 24 Bulan akan di bantu dengan pengaguhan penahanan.

Denda Yang Sangat Besar

Menurut laporan yang berada di spanyol ronaldo tidak akan berada di balik jerusi namun ia harus membayar denda yang sangat besar.

Ronaldo sendiri dikabarkan mendapatkan sekitar 18.8 Juta Euro kepada Otoritas pajak spanyol. Pemain berdarah portugal ini harus membayar denda tersebut jika ia tidak mau di penjarah.

Kembali Menang, MU Tetap Optimis Dengan Empat Besar

Gelandang milik Manchester United, Nemanja Matic menilai bahwa setan merah berpeluang besar untuk mendapatkan finis di empat besar Liga Primier League di musim ini. Matic sendiri mengatakan bahwa tim ini memiliki kualitas yang baik untuk bermain di Liga Champions di musim depan nanti.

United sendiri kembali meraih kemenangan di ajang primier league saat bertemu dengan Brighton di Old Trafford dengan skor 2-1. Atas kemenangan yang di dapatkan setan merah sendiri masih berada di peringkat ke enam klasemen sementara EPL.

Mereka sendiri masih di bawah The Blues dengan beda sekitar 3 point karena Chelsea sendiri sempat kala melawan Arsenal semalam.

Matic juga menungkapkan bahwa timnya akan berjuang sekuat tenaga untuk mendapatkan finis empat besar tersebut. “Sudah seperti yang kami bilang sebelumnya, Kami pasti akan melakukan terbaik untuk klub ini agar bisa meraih tujuanya.

Simak dibawah ini untuk membaca komentar sang gelandang.

Tidak Mudah

Matic juga mengetahui bahwa untuk mendapatkan finis ke empat besar bukan perkara yang muda, Karena ia sendiri menilai bahwa klub besar Liga Inggris berada di posisi papan atas untuk mendapatkan target bermain di Liga Champions nanti, Namun kami sebagai klub terbaik di inggris juga harus berjuang untuk mendapatkan posisi tersebut.

Tim yang berada di atas klasemen untuk saat ini memiliki peforma yang bagus jadi kami harus bekerja lebih keras lagi untuk mengalakan mereka.

Berjuang Dengan Sekuat Tenaga

Matic menilai bahwa untuk saat ini timnya masih dalam keadaan yang bagus untuk mendapatkan kemenangan. Untuk itu Gelandang dari MU ini berharap bahwa para pemain dari setan merah bisa tetap mempertahan kan peforma mereka yang baik sampai EPL ini selesai.

“Kami akan berjuang dengan memberikan kemampuan terbaik kami dan akan membuat pedukung kami berbahagia.

Solskjaer : MU Tidak Akan Mendatangkan Pemain Baru

Banyak yang meyakinkan bahwa Manchester United untuk saat ini memerlukan amunisi baru pada bursa transfer musim dingin yang akan datang nanti. Terutama pada pertahanan mereka. Akan tetapi Sang pelatih Ole Gunnar Solskjaer menepis hal itu karena ia sendiri tidak yakin bahwa akan ada pemain baru yang akan datang ke Old Trafford.

Sektor pertahanan milik Setan Merah sering kali menjadi sorotan publik, Bahkan dari pelatih yang sebelumnya, Jose Mourinho. yang telah berulang kali mengeluh soal pemain yang berada di lini pertahannya.

Namun sejak kedatangan pelatih baru Solskjaer di Setan Merah, Klub dari MU sendiri telah berhasil mencatatkan total Tiga Clean Sheet. Termasuk mereka berhasil mengalakan Totthenham akhir pekan lalu. Akan tetapi hal itu sendiri masih belum menghapus keraguan yang ada di benak publik.

Simak dibawah ini untuk informasi lebih lengkap tentang apa yang di ungkapkan oleh Solskjaer.

Tidak Ada Peman Baru

Banyak berita yang beredar bahwa Manchester United sedang mencari bek baru ynag sangat tanggu dan nama yang masuk telah di sebutkan seperti Kalidou dari Napoli dan Milan Skriniar dari Inter Milan.

Akan tetapi kemungkinan besar MU akan tetap menurunkan pemain duet mereka Phil jones dan juga Victor. yang akan membantu pertahanan setan merah.

“Machester United tampaknya tidak akan mendatangkan pemain baru pada bursa transfer ini dan untuk lini pertahanan kami akan tetap menurunkan sekuat kami yang terbaik. Ungkap Solskjaer

Solskjaer Bilang Mourinho Menerapkan Taktik Konyol

Sebuah sentilan yang di ungkapkan oleh Ole Gunnar Solskjaer terhadap mantan pelatih Setan Merah, Jose Mourinho. Solskejaer menilai bahwa taktik yang di berikan oleh jose ke pemain MU terlalu negatif dan bertentangan dengan para pemain Old Trafford.

Meskipun di kenal sebagai pelatih terbaik di dunia, Jose juga di kenal sebagai pelatih yang bersifat selalu bernar dan tidak ingin di salahkan. Ia kerap melakukan taktik yang menurut ia benar namun para pemain dari United sendiri sangat tidak menyukai taktik yang diberikan oleh pelatih asal portugal ini.

Taktiknya sendiri bisa di bilang manjur oleh beberapa tim yang dulu ia latih, Namun tidak untuk Setan merah karena tim ini sendiri memiliki cara bermain yang bebas tanpa tekanan dari pelatih, Hal ini sendiri membuat pihak petinggi setan merah memutuskan hubungan kerja dengan Jose pada pertengahan desember lalu.

Solskjaer sendiri di tunjuk sebagai penganti dai Mourinho, Karena Kjaer sendiri memiliki filosofi yang baik dan sangat cocok untuk tim setan merah.
“Tujuan utama saya menangani klub ini adalah membuat para pemain setan merah berbahagia, Karena jika mereka bermain dengan bahagia tentu mereka juga akan bermain dengan penuh semangat untuk mendapatkan kemenangan tersebut, Ungkap Solskjaer.

Baca berita di bawah ini untuk pernyataan lebih lengkap.

Filosofi Menyerang

Solskjaer sendiri memang bisa di bilang sebagai pelatih yang memiliki cara pikir dengan serang bertubi tubi. Hal ini di karenakan dulunya ia adalah seorang pemain yang suka bermain dengan cara menyerang bukan selalu bertahan.

Hal ini juga sama dengan cara bermain dari pemain Manchester United yaitu memiliki cara bermain dengan menyerang dan menciptakan banyak gol, Bukan seperti beberapa musim terakhir yang menerapkan taktik parkir bus (taktik bertahan) dibawah tanggung jawab Jose Mourinho.

Taktik Konyol

Beberapa bulan lalu Solskjaer menungkapkan bahwa ia tidak senang tim Setan Merah di bawah asuhan karena taktik yang diberikan oleh pelatih profesional ini bisa membuat para pemain MU menjadi berubah dan tidak berkembang.

Ia menilai dari dulu taktik utam dari setan merah adalah bermain dengan bebas dan selalu menyerang meskipun telah unggul, Tidak seperti Mourinho yang memberikan taktik tolol.

Dugaan Pemerkosaan,CR7 Di Mintai Sampel DNA

Menanggapi tentang kasus ini, Pengacara dari Ronaldo , Peter Christiansen menyebutkan bahwa polisi meminta pengambilan sampel DNA miliknya dan Ronaldo juga menunjukan bahwa ia mau bersofat kooperatif untuk membantu penyelidikan dengan benar dan tidak bermaksud untuk mempersulit penyeledikan.

Cristian ronaldo selalu konsisten dalam melakukan hal yang baik dan tidak akan takut dalam masalah yang ia hadapi. Apa yang terjadi di Las Vegas pada tahun 2009 lalu itu bersifat konsensual jadi sudah tidak heran lagi jika melibatkan sebuah DNA karena ini merupakan hal yang standard dalam melakukan penyedikan.

Melalui perkataan pengacara bahwa, Perkataanya dapat mengakui bahwa ronaldo menjalin Hubungan dengan salah satu perempuan disana dan menunding ronaldo atas kasus pemerkosaan.

Perempuan tersebut bernama Mayorga yang mengatakan bahwa Ronaldo telah memberinya uang sebesar 375.000 Dolar untuk biaya tutup mulut, ia menyebutkan bahwa ronaldo memaksa ia untuk menandatangani perjanjian tutup mulut.

Sudah Pernah Di Laporkan

Police dari Las Vegas mengatakan bahwa ada laporan yang masuk ke tanganya dengan tudingan kasus pemerkosaan namun kasus tersebut di tutup. Akan tetapi kasus ini kembali dibuka karena ada laporan kembali tentang masalah kasus pemerkosaan tersebut.

Penyelidik pun meminta sampel DNA untuk mencocokannya dengan sampel lain yang di temukan dari gaun sang penuduh pada malam tersebut.

Untuk pengambilan DNA sendiri telah mendapatkan izin resmi dari sebuah lembaga berwenang dari italia dan telah di setujui oleh Cristian Ronaldo.

Taktik Sarri Dinilai Tidak Hebat

Chelsea memang berhasil memenangkan laga saat melawan Newcastle United dengan skor 2-1 di laga lanjutan Primier League, Akan tetapi permainan The Blues sendiri dinilai biasa-biasa saja bahkan di bawah standard.

Sejak kedatangan Maurizio Sarri, Chelsea sendiri mengalami banyak perubahan, Karena pelatih ini sendiri di kenal dengan taktiknya yang sangat hebat dalam permainan umpan bola pendek.

Meskipun demikian saat ini taktinya sendiri sudah tidak begitu hebat lagi bagi sebagian orang, khususnya oleh lan Wright, ia mengungkapkan bahwa dia tidak menjadi sesuatu yang istemewa lagi pad permainan chelsea ia hanya di angap sebagai pelatih biasa yang hanya bisa menguasai bola.

Wright bahkan menyebutkan bahwa Chelsea tidak bisa bermain dengan hebat tanpa Eden Hazard, Baca komentar di bawah ini :

Kurang Paham

Sebagai pengamat bola profesional, Wright benar benar paham tentang apa itu sarri ball menurut ia sarri tidak akan mampu membuat chelsea lebih baik lagi tanpa bantuan Eden Hazard. Bagi saya hazard adalah pemain yang mampu memberikan kemenangan untuk chelsea karena ia tampil dengan sangat hebat di beberapa pertandingan.

Seperti Latihan

Wright juga menilai bahwa taktik chelsea tidak juga begitu baik karena taktik mereka selalu begitu saja dan tidak berkembang dengan baik. The blues hanya mampu memutar mutar kan bola dari kaki ke kaki tanpa membuat ancaman yang baik.

“Saya tidak tahu permainan seperti apa yang mereka lakukan, Permainan mereka tampak seperti latihan yang tidak memberikan permainan yang menakjubkan.

Guardiola Bertekad Besar Untuk Meraih Semua Trofi

Klub Liga Inggris, Manchester City di kabarkan akan menyapu bersih semua gelar yang ada di depan mata mereka, Meskipu mereka harus berhadapan dengan banyak resiko yang mereka alami. Meskipun demikian sang pelatih sangat bertekad besart untuk mewujudkan harapan timnya tersebut.

Tekad besar dari guardiola sangat dari ia memainkan pemain bintang milik The Cityzens kevin De Bruyne, Pemain tersebut akan masuk dari menit pertama saat melawan Burton di liga Carabao Cup pada hari kamis nanti, Padahal pemain tersebut baru saja sembuh dari cidera panjang yang ia alami.

Pada pertengahan musim ini saja De Burney telah mengalami sedikitnya tiga kali cedera semenjak bulan agustus lalu, hal ini membuat ia hanya dapat mencetak enam gol saja di semua penampilan yang ia jalanin.

Kejar Semua Gelar                                                        

Cederanya pemain penting milik M.City merupakan salah satu resiko besar yang mereka alami, Akan tetapi guardiola sendiri tetap pada pendirianya untu memenangkan banyak piala yang tersedia.

“Saya harus bertekad besar untuk mendapatkan apa yang ingin tim inginkan karna saya sendiri di bayar untuk membuat tim meraih banyak prestasi, Mungkin pada sebelumnya saya kalah dalam FA Cup namun untuk kali ini kami akan selalu percaya diri dalam bermain dan akan terus beusaha semaksimal kami, Karna itu adalah mimpi kami dan semua pemain yang berada di Cityzenz.

Satu Gejala

Guardiola sendiri mengatakan bahwa kami dapat berpeluang besar untuk meraih banyak trofi jika para pemain kami dalam keadaan fit hingga akhir musim di tutup nanti.

“Bila semua pemain kami dalam keadaan sehat dan fit tentu kami lebih muda untuk mengatur strategi untuk memenangkan semua laga.

Manchester City Mengajukan Penawaran Besar Untuk Dybala

Tim kaya raya dari Liga Inggris, Manchester City di kabarkan akan memberikan penawaran yang besar kepada Juventus untuk melepaskan Paulo Dybala ke tim nya.

Pemain muda yang berasal dari Argentina ini sendiri di beli oleh juventus dari klub Palerno dengan mahar sebesar 25juta Pounds pada tahun 2015 lalu.

Dybala kemudian berlatih dengan sangat baik di Tim Nyonya Tua dan menjadikannya sebagai penyerang andalan milik juve, Akan tetapi hal ini berubah saat kedatangan Cristiano Ronaldo ke Turin.

Pada musim ini sendiri ia bermain sebanyak 22 kali dan berhasil mencetak tujuh gol dan tiga asist di semua kompetisi yang ia lewati..

dybala

Rumor Perpisahan

 Dybala saat ini telah terikat kontrak dengan juventus hingga 2022 mendatang, Akan tetapi ia sendiri dapat mengakhiri karir nya lebih cepat sebelumnya kontraknya habis, Karna ia bisa saja pindah ke City pada transfer musim panas nanti.

Karna The Cityzens di kabarkan sangat tertarik kepada pemain ini dan ingin membelinya dengan harga yang sangat tinggi, Namun saat ini manajemen dari Bianconeri masih belum dapat mengambil keputusan tentang melepas pemain berbakat ini.

Bahkan selain City, Ternyata ada beberapa tim seperti PSG dan Bayern Munchen yang juga naksir kepada pemain ini dan telah mengajuhkan penawaran, Namun pihak dari manajemen Juve pun bersih keras dan tidak ingin melepaskan pemain Kecuali Dibayar dengan Minimal 100Juta Pounds.

Meskipun Jadwal Padat Manchester City Tetap Optimis Juara

Misi Manchester City untuk mendapatkan banyak trofi yang ada di depan mata mereka tampaknya tidak muda untuk mereka dapatkan karna pada pasalnya mereka harus melewati beberapa permainan serat tim berat. Akan tetapi sang pelatih Pep Guardiola akan tetap optimis untuk membawak tim nya meraih kejayaan pada akhir musim nanti.

The Citizens sendiri dikabarkan akan sangat berat untuk mempertahankan gelarnya di Primier League karna musim ini mereka harus tertinggal jauh dari  Liverpool dengan jarak poin sekitar 5 point.

Mcity

Pada minggu lalu mereha Citizens sendiri berhasil mengalakan sang rival dengan skor 2-1 dan menjadikan mereka lebih semangat untuk mendapatkan posisi pertama di EPL. Kemarin kedua tim juga bermain sangat baik. Namun tampaknya Liverpool harus menyerahkan point mereka untuk M.City

Manchester City Siap Menjalani Jadwal Yang Penuh

Pelatih dari M.City menceritakan bahwa ia tidak akan meremekan permainan mereka mau melawan tim besar ataupun tim kecil dan ia juga mengupkan bahwa mereka siap untuk menjalani jadwal yang padat.

Kami sebagai tim yang hebat tidak akan menolak laga apapun yang di berikan oleh FA kami akan terus berjuang semaksimal mungkin untuk memenangkan sebuah laga.Ujar mantan pelatih Barcelona tersebut.

Masalah Manchester City                                   

Untuk saat ini kami tidak memiliki masalah yang besar, Karna para pemain kami saat ini dalam kondisi yang fit dan juga tidak ada yang cedera. Justru saat ini Citizens berharap bahwa mereka akan mendapatkan beberapa permainan yang lebih banyak lagi untuk membuktikan bahwa kami adalah tim yang tangguh di dunia.

Manchester City Menang Atas Liverpool, Guardiola Terancam Terkena Sanksi

Kemenangan manis Manchester City saat melawan Liverpool ternyata ada sedikit ternoda, Karna manajemen dari M.City Pep Guardiola terancam terkena sanksi yang berat karna ia tidak respek dengan pengadilan lapangan yang tidak setuju dengan keputusan.

Kala itu Guardiola sendiri begitu kesal dengan beberapa pemain pertahanan mereka yang sangat mudah di jebol oleh Mohammad salah dan nyaris mencetak gol pada menit akhir. Sebelum aksi tersebut, Roberto Firmino diangap melakukan pelangaran terhadap fernandinho.

Disana lah Guardiola menilai bahwa firmino melakukan kesalahan yang harus diberi sanksi, Namun wasit yang saat itu memandu pertandingan mengabaikan pelangaran tersebut sehingga membuat Pep protes akan tetapi protes yang di luncurka oleh guardiola sangat kelewat batas.

Kelewatan

Mantan pemain Manchester United, David Bechkam menilai bahwa insiden yang di lakukan oleh guradiola harus di selidiki dengan benar karna saya sendiri cukup yakin bahwa ia akan di jatuh sanksi yang sangat berat oleh FA.

Pep bertindak di luar batas dan sangat gila dia pikir insiden seperti itu adalah sebuah pelanggaran, ia tampaknya akan terkena sanksi yang berat. Ujar Bechkam.

Karna FA telah mengeluarkan peraturan dengan sangat jelas bahwa pelatih serta pemain harus menghormati dan menghargai keputusan wasit.

Sangat Marah

Guardiola sendiri terancam hukuman tambahan karna ia sendiri melakukan hal yang seharus tidak boleh di lakukan oleh sang pelatih ia membanting Scarf yang ia gunakan di lehernya untuk melampiaskan kemarahanya kepada si wasit.

Hal ini sendiri sangat sama yang dilakukan oleh jose moruinho yang menendang botol atau aksi jrgen kloop yang selebrasi di dalam lapangan kedua pelatih ini di juga di jatuhi sanksi denda ribuan pounds.

Meskpiun begitu tampaknya pep sendiri tidak memikirkan hal tersebut, Yang ia pikirkan saat ini adalah kemenanganya yang sangat berharga saat melawan saingan beratnya di musim ini Liverpool

Liga Spanyol 2018/2019, Espanyol Vs Leganes 1-0

Espanyol dini hari tadi baru saja menjamu Leganes dalam ajang Liga Spanyol 2018/2019. Pertandingan tersebut berlangsung di markas besar Espanyol di Stadion RCDE. Pertandingan Espanyol dan Leganes tersebut tampak cukup seimbang dan memiliki ritme yang cukup lambat. Namun pertandingan Espanyol dan Leganes tersebut cukup seru untuk ditonton kembali karena penuh dengan drama dan taktik. Berikut ulasan singkat pertandingan Espanyol dan Leganes dini hari pagi tadi.

Di awal pertandingan, Ritme permainan sangat cepat dimana Espanyol tanpa banyak pikir menggempur lini pertahanan Leganes. Beberapa percobaan pertama Espanyol gagal membuahkan hasil. Namun di menit ke 9 saja, Espanyol telah berhasil membobol gawang kesebelasan Leganes. Tak mau kalah, Leganes pun membalas dengan serangan-serangan ke lini pertahanan Espanyol. Namun barisan pertahanan Espanyol yang sangat solid sulit ditembus oleh Leganes. Sehingga Leganes tidak berhasil menyamakan kedudukan dengan Espanyol hingga babak pertama tersebut usai.

Pada babak kedua, Espanyol tampak lebih mempersiapkan strategi bertahan mereka dan bersiap untuk melakukan serangan balik dengan cepat sehingga permainan tampak melambat pada babak kedua. Tak mau kebablasan, Leganes juga mencoba untuk melakukan serangan dengan aman. Penguasaan bola tidak dominan pada kesebelasan manapun karena memang pertandingan tersebut sangat seimbang. Namun kesebelasan dari Leganes tampak bermain lebih kasar dibandingkan kesebelasan Espanyol pada pertandingan tersebut. Meski begitu, Espanyol berhasil mempertahankan gawang mereka hingga babak kedua berakhir dan memperoleh kemenangan.

Liga Inggris 2018/2019 Newcastle Vs Manchester United 0 – 2

Seakan mobil yang baru ganti oli mesin, perjalanan Manchester United sangat mulus setelah Jose Mourinho diganti. Manchester United sejak akhir tahun 2018 silam menunjukkan performa yang sangat luar biasa. Unggul dari Cardiff 4 Skor, Bournemouth 3 skor, Huddersfield 2 skor dan baru saja unggul dari Newcastle 2 skor di Liga Inggris 2018/2019 ini. Berikut sekilas pertandingan Newcastle Vs Manchester United dini hari ini.

Pertandingan yang berlangsung di markas besar Newcastle, Stadion St James’ Park tersebut lebih didominasi oleh Manchester United. Kesebelasan Setan Merah tersebut mendominasi penguasaan bola 2/3 pertandingan tersebut. Hal tersebut tentunya bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan oleh tim tamu di markas besar Newcastle tersebut.

Pada babak pertama, tidak ada gol yang terjadi samasekali di gawang Newcastle maupun Manchester United. Namun pada babak kedua, Manchester United berhasil mencuri 2 gol ke gawang Newcastle. Kedua gol tersebut disumbangkan masing-masing oleh Romelu Lukaku pada menit ke 64 dan Marcus Rashford pada menit ke 80.

Dari segi performa permainan, Manchester United juga tampak jelas lebih baik daripada Newcastle pada pertandingan tersebut. Akurasi operan dari kesebelasan Manchester United lebih akurat dibandingkan oleh Newcastle. Di samping itu, dalam membangun serangan dan penetrasi ke lini pertahanan lawan juga tampak jelas kesebelasan setan merah ini lebih kompak. Oleh karena itu, para pengamat sepakbola memprediksi Manchester United cenderung menang setelah babak pertama yang berakhir seimbang.

Everton Gagal Dominasi Leicester Di Awal Tahun 2019 Ini

Everton baru saja menjamu Leicester ke markas besarnya, Stadion Goodison Park dalam ajang Liga Premier Inggris. Pada pertandingan tersebut Everton berhasil mendominasi permainan namun gagal dalam mendominasi skor atas Leicester. Bermain sempurna sudah menjadi tuntutan dari setiap kesebelasan untuk memenangkan pertandingan. Namun terkadang meski sudah berusaha dengan performa terbaik tidak menjadi jaminan bagi suatu kesebelasan untuk menang.

Hal tersebut terjadi pada Everton di awal tahun 2019 ini. Everton yang mendominasi di markas besarnya harus menelan kekalahan dengan skor 0-1 oleh Leicester. Pada keseluruhan pertandingan, Everton mendominasi 60% posisi bola dengan akurasi operan yang lebih tinggi dibandingkan Leicester. Selain itu, Everton juga lebih rajin melakukan percobaan tembakan untuk memetik skor pada pertandingan tersebut. Namun naasnya, Everton malah tidak berhasil mencetak 1 skor pun dari 17 percobaan tembakannya pada pertandingan tersebut.

Sedangkan di sisi lain, Leicester yang hanya melakukan 8 kali percobaan tembakan berhasil meraih 1 skor di babak kedua tepatnya pada menit ke 58. Gol tersebut dicetak oleh Jamie Vardy dengan sempurna ke gawang tim tuan rumah pertandingan tersebut. Memang harus diakui bahwa kesebelasan Leicester lebih lihai dalam membangun serangan. Dengan hanya 8 kali percobaan, Leicester berhasil membahayakan gawang Everton sebanyak 4 kali. Terbalik bagi Everton yang melakukan 17 kali percobaan hanya berhasil 2 kali saja membahayakan gawang Leicester. Bak seperti hoki tidak berpihak pada Everton, kesebelasan harus memulai tahun 2019 ini dengan kekalahan atas Leicester di Liga Premier Inggris.