Bunga Edelweiss Tidak Boleh Diperjual Belikan

Hey cantik, long time no see. Masihkah ada manusia yang membunuhmu dan membanggakanmu didepan pasangannya, dan berkata ‘sayang, aku bawakan ini, bunga abadi, seabadi cintaku padamu, bukan hal yang mudah untuk membawanya turun, harus aku lewati terik matahari, kejamnya badai, derasnya hujan yang menusuk, dan dinginnya angin gunung yang mematikan’. Hahaha pertanyaan macam apa ini, tentu saja jawabannya : BANYAK!

Lebih parahnya lagi ialah penjaja edelwais di daratan, dan yang membeli adalah mereka para pendaki. Miris. Benarkah kami ini pencinta alam? Atau hanya manusia yang mengkoarkan diri mencintai alam untuk menunjukan identitas diri pada khalayak? Atau, hanya menyukai aktivitas pendakian gunung dan menyebarkan hobimu di media sosial, dengan tanpa sadar mengundang lebih banyak manusia untuk menjamahnya.

Tidak dapat dipungkiri, bahwa semakin banyak pendaki (yang tidak bertanggung jawab/yang tidak sadar atas kewajibannya) gunung akan semakin..kacau? Apakah engkau, alam, pernah menangis karena ulah kami? Maka dari itu, jangan mendaki. Yang pasti, jangan pernah mencuri dari gunung dan alam yang telah memberikan kita kehidupan.

Kalo kalian mau liat foto kali ini, ada 3 manusia yang mengaku sebagai manusia tanpa indang (silahkan googling kalo ngga ngerti). Kami adalah ebeg, sintren dan barongan pembela kebenaran!!! Tukang ebeg yang baju merah Arief itu adalah manusia perkasa yang suka menggusah teman2nya untuk segera sampai puncak sekaligus segera turun ke beskem mengejar jadwal bus, kereta ataupun jadwal kerja.

Dia adalah orang yang selalu diburu2 waktu tanpa menikmati jeda. Tapi kalo udah liat temennya teler, ya makin cepet digusahnya. Yang satunya lagi barongan oren Mufti yang banyak disebut anak pintall yang sebenernya ngga pinter2 banget. Dia ini orang tua yang masih seneng dolan, daripada galau jere. Dannn salah satu syarat pendakian yang dijalaninya ialah dari ujung kaki sampai kepala, salah satu harus dikenakan barang baru, ora ketang 1. Prinsip hidupnya : ngga anyar, ngga manjat. Dan saya hanya sebagai figuran. Sekian, selamat beristirahat semoga mimpi indah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *