Dugaan Pemerkosaan,CR7 Di Mintai Sampel DNA

Menanggapi tentang kasus ini, Pengacara dari Ronaldo , Peter Christiansen menyebutkan bahwa polisi meminta pengambilan sampel DNA miliknya dan Ronaldo juga menunjukan bahwa ia mau bersofat kooperatif untuk membantu penyelidikan dengan benar dan tidak bermaksud untuk mempersulit penyeledikan.

Cristian ronaldo selalu konsisten dalam melakukan hal yang baik dan tidak akan takut dalam masalah yang ia hadapi. Apa yang terjadi di Las Vegas pada tahun 2009 lalu itu bersifat konsensual jadi sudah tidak heran lagi jika melibatkan sebuah DNA karena ini merupakan hal yang standard dalam melakukan penyedikan.

Melalui perkataan pengacara bahwa, Perkataanya dapat mengakui bahwa ronaldo menjalin Hubungan dengan salah satu perempuan disana dan menunding ronaldo atas kasus pemerkosaan.

Perempuan tersebut bernama Mayorga yang mengatakan bahwa Ronaldo telah memberinya uang sebesar 375.000 Dolar untuk biaya tutup mulut, ia menyebutkan bahwa ronaldo memaksa ia untuk menandatangani perjanjian tutup mulut.

Sudah Pernah Di Laporkan

Police dari Las Vegas mengatakan bahwa ada laporan yang masuk ke tanganya dengan tudingan kasus pemerkosaan namun kasus tersebut di tutup. Akan tetapi kasus ini kembali dibuka karena ada laporan kembali tentang masalah kasus pemerkosaan tersebut.

Penyelidik pun meminta sampel DNA untuk mencocokannya dengan sampel lain yang di temukan dari gaun sang penuduh pada malam tersebut.

Untuk pengambilan DNA sendiri telah mendapatkan izin resmi dari sebuah lembaga berwenang dari italia dan telah di setujui oleh Cristian Ronaldo.

Taktik Sarri Dinilai Tidak Hebat

Chelsea memang berhasil memenangkan laga saat melawan Newcastle United dengan skor 2-1 di laga lanjutan Primier League, Akan tetapi permainan The Blues sendiri dinilai biasa-biasa saja bahkan di bawah standard.

Sejak kedatangan Maurizio Sarri, Chelsea sendiri mengalami banyak perubahan, Karena pelatih ini sendiri di kenal dengan taktiknya yang sangat hebat dalam permainan umpan bola pendek.

Meskipun demikian saat ini taktinya sendiri sudah tidak begitu hebat lagi bagi sebagian orang, khususnya oleh lan Wright, ia mengungkapkan bahwa dia tidak menjadi sesuatu yang istemewa lagi pad permainan chelsea ia hanya di angap sebagai pelatih biasa yang hanya bisa menguasai bola.

Wright bahkan menyebutkan bahwa Chelsea tidak bisa bermain dengan hebat tanpa Eden Hazard, Baca komentar di bawah ini :

Kurang Paham

Sebagai pengamat bola profesional, Wright benar benar paham tentang apa itu sarri ball menurut ia sarri tidak akan mampu membuat chelsea lebih baik lagi tanpa bantuan Eden Hazard. Bagi saya hazard adalah pemain yang mampu memberikan kemenangan untuk chelsea karena ia tampil dengan sangat hebat di beberapa pertandingan.

Seperti Latihan

Wright juga menilai bahwa taktik chelsea tidak juga begitu baik karena taktik mereka selalu begitu saja dan tidak berkembang dengan baik. The blues hanya mampu memutar mutar kan bola dari kaki ke kaki tanpa membuat ancaman yang baik.

“Saya tidak tahu permainan seperti apa yang mereka lakukan, Permainan mereka tampak seperti latihan yang tidak memberikan permainan yang menakjubkan.

Guardiola Bertekad Besar Untuk Meraih Semua Trofi

Klub Liga Inggris, Manchester City di kabarkan akan menyapu bersih semua gelar yang ada di depan mata mereka, Meskipu mereka harus berhadapan dengan banyak resiko yang mereka alami. Meskipun demikian sang pelatih sangat bertekad besart untuk mewujudkan harapan timnya tersebut.

Tekad besar dari guardiola sangat dari ia memainkan pemain bintang milik The Cityzens kevin De Bruyne, Pemain tersebut akan masuk dari menit pertama saat melawan Burton di liga Carabao Cup pada hari kamis nanti, Padahal pemain tersebut baru saja sembuh dari cidera panjang yang ia alami.

Pada pertengahan musim ini saja De Burney telah mengalami sedikitnya tiga kali cedera semenjak bulan agustus lalu, hal ini membuat ia hanya dapat mencetak enam gol saja di semua penampilan yang ia jalanin.

Kejar Semua Gelar                                                        

Cederanya pemain penting milik M.City merupakan salah satu resiko besar yang mereka alami, Akan tetapi guardiola sendiri tetap pada pendirianya untu memenangkan banyak piala yang tersedia.

“Saya harus bertekad besar untuk mendapatkan apa yang ingin tim inginkan karna saya sendiri di bayar untuk membuat tim meraih banyak prestasi, Mungkin pada sebelumnya saya kalah dalam FA Cup namun untuk kali ini kami akan selalu percaya diri dalam bermain dan akan terus beusaha semaksimal kami, Karna itu adalah mimpi kami dan semua pemain yang berada di Cityzenz.

Satu Gejala

Guardiola sendiri mengatakan bahwa kami dapat berpeluang besar untuk meraih banyak trofi jika para pemain kami dalam keadaan fit hingga akhir musim di tutup nanti.

“Bila semua pemain kami dalam keadaan sehat dan fit tentu kami lebih muda untuk mengatur strategi untuk memenangkan semua laga.

Manchester City Mengajukan Penawaran Besar Untuk Dybala

Tim kaya raya dari Liga Inggris, Manchester City di kabarkan akan memberikan penawaran yang besar kepada Juventus untuk melepaskan Paulo Dybala ke tim nya.

Pemain muda yang berasal dari Argentina ini sendiri di beli oleh juventus dari klub Palerno dengan mahar sebesar 25juta Pounds pada tahun 2015 lalu.

Dybala kemudian berlatih dengan sangat baik di Tim Nyonya Tua dan menjadikannya sebagai penyerang andalan milik juve, Akan tetapi hal ini berubah saat kedatangan Cristiano Ronaldo ke Turin.

Pada musim ini sendiri ia bermain sebanyak 22 kali dan berhasil mencetak tujuh gol dan tiga asist di semua kompetisi yang ia lewati..

dybala

Rumor Perpisahan

 Dybala saat ini telah terikat kontrak dengan juventus hingga 2022 mendatang, Akan tetapi ia sendiri dapat mengakhiri karir nya lebih cepat sebelumnya kontraknya habis, Karna ia bisa saja pindah ke City pada transfer musim panas nanti.

Karna The Cityzens di kabarkan sangat tertarik kepada pemain ini dan ingin membelinya dengan harga yang sangat tinggi, Namun saat ini manajemen dari Bianconeri masih belum dapat mengambil keputusan tentang melepas pemain berbakat ini.

Bahkan selain City, Ternyata ada beberapa tim seperti PSG dan Bayern Munchen yang juga naksir kepada pemain ini dan telah mengajuhkan penawaran, Namun pihak dari manajemen Juve pun bersih keras dan tidak ingin melepaskan pemain Kecuali Dibayar dengan Minimal 100Juta Pounds.

Meskipun Jadwal Padat Manchester City Tetap Optimis Juara

Misi Manchester City untuk mendapatkan banyak trofi yang ada di depan mata mereka tampaknya tidak muda untuk mereka dapatkan karna pada pasalnya mereka harus melewati beberapa permainan serat tim berat. Akan tetapi sang pelatih Pep Guardiola akan tetap optimis untuk membawak tim nya meraih kejayaan pada akhir musim nanti.

The Citizens sendiri dikabarkan akan sangat berat untuk mempertahankan gelarnya di Primier League karna musim ini mereka harus tertinggal jauh dari  Liverpool dengan jarak poin sekitar 5 point.

Mcity

Pada minggu lalu mereha Citizens sendiri berhasil mengalakan sang rival dengan skor 2-1 dan menjadikan mereka lebih semangat untuk mendapatkan posisi pertama di EPL. Kemarin kedua tim juga bermain sangat baik. Namun tampaknya Liverpool harus menyerahkan point mereka untuk M.City

Manchester City Siap Menjalani Jadwal Yang Penuh

Pelatih dari M.City menceritakan bahwa ia tidak akan meremekan permainan mereka mau melawan tim besar ataupun tim kecil dan ia juga mengupkan bahwa mereka siap untuk menjalani jadwal yang padat.

Kami sebagai tim yang hebat tidak akan menolak laga apapun yang di berikan oleh FA kami akan terus berjuang semaksimal mungkin untuk memenangkan sebuah laga.Ujar mantan pelatih Barcelona tersebut.

Masalah Manchester City                                   

Untuk saat ini kami tidak memiliki masalah yang besar, Karna para pemain kami saat ini dalam kondisi yang fit dan juga tidak ada yang cedera. Justru saat ini Citizens berharap bahwa mereka akan mendapatkan beberapa permainan yang lebih banyak lagi untuk membuktikan bahwa kami adalah tim yang tangguh di dunia.

Modric Di Kabarkan Tidak Tertarik Perpanjang Kontrak Dengan Madrid

Tim raksasa Spanyol, Real Madrid dikabarkan tidak dapat melanjutkan lagi untuk mempertahankan pemain berbakatnya yaitu Luka Modric untuk terus bermain di Santiago Bernabeu di musim depan pasalnya sang pemain sendiri sudah tidak memiliki niat untuk bertahan di klub.

Menurut kabar Real Madrid baru saja kembali menawarkan perpanjangan kontrak untuk pemain berkebangsaan Kroasia ini, tetapi tanpa ragu tawaran tersebut ditolak oleh Modric maka masa depannya dengan El Real menjadi gelap karena tidak ada kepastian.

Modric sendiri memang diklaim ingin segera pensiun dari dunia sepak bola tentunya bersama klubnya tersebut yang dibelanya sudah 7 tahun lamanya dan kini usianya sudah mencapai 33 tahun saat ini dimana sejatinya pensiun juga bisa menjadi opsi Modric sekarang.

Apabila kontrak perpanjangan tidak dapat tercapai tentunya ini bisa berakibat fatal kembali bagi raksasa La Liga ini, karena seperti yang sudah diketahui Madrid sudah kehilangan satu pilar pentingnya yaitu Cristiano Ronaldo maka hal tersebut juga berlaku untuk Modric yang apabila keluar maka seperti luka dalam bagi klub.

Banyak pihak yang menilai saat ini memang Modric adalah sosok kuat kedua setelah Ronaldo dalam skuad Real Madrid, tidak diragukan lagi prestasi Real Madrid selama ini berkat kontribusi besar dari eks pemain Tottenham Hotspurs ini. Oleh karena itu klub masih bersikeras untuk bisa membuat Modric bertahan lebih lama lagi bersama mereka.

Manchester City Menang Atas Liverpool, Guardiola Terancam Terkena Sanksi

Kemenangan manis Manchester City saat melawan Liverpool ternyata ada sedikit ternoda, Karna manajemen dari M.City Pep Guardiola terancam terkena sanksi yang berat karna ia tidak respek dengan pengadilan lapangan yang tidak setuju dengan keputusan.

Kala itu Guardiola sendiri begitu kesal dengan beberapa pemain pertahanan mereka yang sangat mudah di jebol oleh Mohammad salah dan nyaris mencetak gol pada menit akhir. Sebelum aksi tersebut, Roberto Firmino diangap melakukan pelangaran terhadap fernandinho.

Disana lah Guardiola menilai bahwa firmino melakukan kesalahan yang harus diberi sanksi, Namun wasit yang saat itu memandu pertandingan mengabaikan pelangaran tersebut sehingga membuat Pep protes akan tetapi protes yang di luncurka oleh guardiola sangat kelewat batas.

Kelewatan

Mantan pemain Manchester United, David Bechkam menilai bahwa insiden yang di lakukan oleh guradiola harus di selidiki dengan benar karna saya sendiri cukup yakin bahwa ia akan di jatuh sanksi yang sangat berat oleh FA.

Pep bertindak di luar batas dan sangat gila dia pikir insiden seperti itu adalah sebuah pelanggaran, ia tampaknya akan terkena sanksi yang berat. Ujar Bechkam.

Karna FA telah mengeluarkan peraturan dengan sangat jelas bahwa pelatih serta pemain harus menghormati dan menghargai keputusan wasit.

Sangat Marah

Guardiola sendiri terancam hukuman tambahan karna ia sendiri melakukan hal yang seharus tidak boleh di lakukan oleh sang pelatih ia membanting Scarf yang ia gunakan di lehernya untuk melampiaskan kemarahanya kepada si wasit.

Hal ini sendiri sangat sama yang dilakukan oleh jose moruinho yang menendang botol atau aksi jrgen kloop yang selebrasi di dalam lapangan kedua pelatih ini di juga di jatuhi sanksi denda ribuan pounds.

Meskpiun begitu tampaknya pep sendiri tidak memikirkan hal tersebut, Yang ia pikirkan saat ini adalah kemenanganya yang sangat berharga saat melawan saingan beratnya di musim ini Liverpool

Liga Spanyol 2018/2019, Espanyol Vs Leganes 1-0

Espanyol dini hari tadi baru saja menjamu Leganes dalam ajang Liga Spanyol 2018/2019. Pertandingan tersebut berlangsung di markas besar Espanyol di Stadion RCDE. Pertandingan Espanyol dan Leganes tersebut tampak cukup seimbang dan memiliki ritme yang cukup lambat. Namun pertandingan Espanyol dan Leganes tersebut cukup seru untuk ditonton kembali karena penuh dengan drama dan taktik. Berikut ulasan singkat pertandingan Espanyol dan Leganes dini hari pagi tadi.

Di awal pertandingan, Ritme permainan sangat cepat dimana Espanyol tanpa banyak pikir menggempur lini pertahanan Leganes. Beberapa percobaan pertama Espanyol gagal membuahkan hasil. Namun di menit ke 9 saja, Espanyol telah berhasil membobol gawang kesebelasan Leganes. Tak mau kalah, Leganes pun membalas dengan serangan-serangan ke lini pertahanan Espanyol. Namun barisan pertahanan Espanyol yang sangat solid sulit ditembus oleh Leganes. Sehingga Leganes tidak berhasil menyamakan kedudukan dengan Espanyol hingga babak pertama tersebut usai.

Pada babak kedua, Espanyol tampak lebih mempersiapkan strategi bertahan mereka dan bersiap untuk melakukan serangan balik dengan cepat sehingga permainan tampak melambat pada babak kedua. Tak mau kebablasan, Leganes juga mencoba untuk melakukan serangan dengan aman. Penguasaan bola tidak dominan pada kesebelasan manapun karena memang pertandingan tersebut sangat seimbang. Namun kesebelasan dari Leganes tampak bermain lebih kasar dibandingkan kesebelasan Espanyol pada pertandingan tersebut. Meski begitu, Espanyol berhasil mempertahankan gawang mereka hingga babak kedua berakhir dan memperoleh kemenangan.

Liga Inggris 2018/2019 Newcastle Vs Manchester United 0 – 2

Seakan mobil yang baru ganti oli mesin, perjalanan Manchester United sangat mulus setelah Jose Mourinho diganti. Manchester United sejak akhir tahun 2018 silam menunjukkan performa yang sangat luar biasa. Unggul dari Cardiff 4 Skor, Bournemouth 3 skor, Huddersfield 2 skor dan baru saja unggul dari Newcastle 2 skor di Liga Inggris 2018/2019 ini. Berikut sekilas pertandingan Newcastle Vs Manchester United dini hari ini.

Pertandingan yang berlangsung di markas besar Newcastle, Stadion St James’ Park tersebut lebih didominasi oleh Manchester United. Kesebelasan Setan Merah tersebut mendominasi penguasaan bola 2/3 pertandingan tersebut. Hal tersebut tentunya bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan oleh tim tamu di markas besar Newcastle tersebut.

Pada babak pertama, tidak ada gol yang terjadi samasekali di gawang Newcastle maupun Manchester United. Namun pada babak kedua, Manchester United berhasil mencuri 2 gol ke gawang Newcastle. Kedua gol tersebut disumbangkan masing-masing oleh Romelu Lukaku pada menit ke 64 dan Marcus Rashford pada menit ke 80.

Dari segi performa permainan, Manchester United juga tampak jelas lebih baik daripada Newcastle pada pertandingan tersebut. Akurasi operan dari kesebelasan Manchester United lebih akurat dibandingkan oleh Newcastle. Di samping itu, dalam membangun serangan dan penetrasi ke lini pertahanan lawan juga tampak jelas kesebelasan setan merah ini lebih kompak. Oleh karena itu, para pengamat sepakbola memprediksi Manchester United cenderung menang setelah babak pertama yang berakhir seimbang.

Everton Gagal Dominasi Leicester Di Awal Tahun 2019 Ini

Everton baru saja menjamu Leicester ke markas besarnya, Stadion Goodison Park dalam ajang Liga Premier Inggris. Pada pertandingan tersebut Everton berhasil mendominasi permainan namun gagal dalam mendominasi skor atas Leicester. Bermain sempurna sudah menjadi tuntutan dari setiap kesebelasan untuk memenangkan pertandingan. Namun terkadang meski sudah berusaha dengan performa terbaik tidak menjadi jaminan bagi suatu kesebelasan untuk menang.

Hal tersebut terjadi pada Everton di awal tahun 2019 ini. Everton yang mendominasi di markas besarnya harus menelan kekalahan dengan skor 0-1 oleh Leicester. Pada keseluruhan pertandingan, Everton mendominasi 60% posisi bola dengan akurasi operan yang lebih tinggi dibandingkan Leicester. Selain itu, Everton juga lebih rajin melakukan percobaan tembakan untuk memetik skor pada pertandingan tersebut. Namun naasnya, Everton malah tidak berhasil mencetak 1 skor pun dari 17 percobaan tembakannya pada pertandingan tersebut.

Sedangkan di sisi lain, Leicester yang hanya melakukan 8 kali percobaan tembakan berhasil meraih 1 skor di babak kedua tepatnya pada menit ke 58. Gol tersebut dicetak oleh Jamie Vardy dengan sempurna ke gawang tim tuan rumah pertandingan tersebut. Memang harus diakui bahwa kesebelasan Leicester lebih lihai dalam membangun serangan. Dengan hanya 8 kali percobaan, Leicester berhasil membahayakan gawang Everton sebanyak 4 kali. Terbalik bagi Everton yang melakukan 17 kali percobaan hanya berhasil 2 kali saja membahayakan gawang Leicester. Bak seperti hoki tidak berpihak pada Everton, kesebelasan harus memulai tahun 2019 ini dengan kekalahan atas Leicester di Liga Premier Inggris.