MU Absen di Liga Champions Musim Depan

Harapan Manchester United untuk bisa menyegel satu tempat di empat besar klasemen Premier League musim ini dipastikan gagal setelah hanya mampu meraih satu poin kala bertamu ke markas tim juru kunci, Huddersfield Town Minggu malam WIB.

Kepastian ini didapatkan menyusul kemenangan meyakinkan Chelsea atas Watford dengan skor 3-0. Hasil itu membuat United saat ini tertinggal empat poin dari posisi empat besar klasemen dengan sisa satu pertandingan lagi.

Dalam pertandingan yang dilangsungkan di John Smith’s Stadium, manajer Setan Merah Ole Gunnar Solskjaer membuat keputusan mengejutkan dengan memainkan Alexis Sanchez sebagai starter serta tidak membawa Anthony Martial serta Romelu Lukaku ke dalam rombongan tim.

Kemenangan mudah tampak bakal diraih oleh United di awal pertandingan setelah Scott McTominay mampu membawa timnya unggul di menit kedelapan. Setelah itu dominasi penuh dipegang oleh United dengan dua peluang berbahaya datang dari Juan Mata dan Paul Pogba, namun kedua usaha tersebut gagal memperbesar keunggulan United. Skor 1-0 untuk keunggulan tim tamu bertahan hingga turun minum.

Huddersfield yang tampak kesulitan mengancam gawang United di sepanjang babak pertama justru mampu mengejutkan lawannya dengan gol yang dilesakkan oleh Isaac Mbenza di menit ke-60.

Gol ini berawal dari serangan balik cepat yang dibangun oleh kiper The Terriers Jonas Lossl saat menghadapi tendangan penjuru dari United. Lossl berhasil menangkap bola dan langsung mengalirkan bola jauh ke depan. Luke Shaw yang menjadi orang terakhir di lini belakang United gagal menghalau bola dengan baik sehingga Mbenza dengan mudah menjebol gawang dari De Gea.

Di sisa waktu yang ada, Setan Merah terus berupaya mencari gol kemenangan, namun hingga pertandingan berakhir tak ada lagi gol tambahan dan United dipastikan absen dalam gelaran Liga Champions musim depan.

Naby Keita Lewatkan Piala Afrika 2019

Manajer Liverpool, Jurgen Klopp mengkonfirmasikan bahwa musim ini telah berakhir bagi salah satu gelandang The Reds yakni Naby Keita. Cedera pangkal paha ini bukan hanya membuat Keita mengakhiri musim ini lebih cepat, namun dirinya juga dipastikan akan absen dalam gelaran Piala Afrika 2019 karena membutuhkan waktu pemulihan hingga dua bulan lamanya.

Pemain berpaspor Guinea itu harus ditarik keluar di babak pertama kala Liverpool dibungkam oleh Barcelona di Camp Nou tengah pekan lalu usai mendapatkan tekel dari Ivan Rakitic.

Musim ini yang merupakan musim debut bagi Keita bersama Liverpool memang tidak berjalan begitu mulus akibat badai cedera yang terus menerus menerpa dirinya. Meski demikian, sebelum cedera ini Keita sudah mulai menunjukkan performa terbaik dirinya dengan torehan tiga gol dari lima penampilan terakhir dirinya.

“Ini berita yang buruk. Ia mendapat cedera dengan tendon yang pecah sehingga membutuhkan waktu pemulihan setidakya hingga dua bulan. Kondisi Keita tentu sangat buruk untuk kami dan juga Guinea karena Piala Afrika akan segera digelar,” ucap Klopp.

“Ia tengah berada dalam kondisi terbaik namun hal seperti ini harus terjadi. Sepkbola dan hidup memang kadang berjalan tidak terlalu menyenangkan,” tambah pelatih asal Jerman tersebut.

Gelandang berusia 24 tahun itu saat ini telah memiliki 35 caps bersama timnas Guinea. Ia menjadi salah satu pilar penting dalam kesuksesan Guinea lolos ke Piala Afrika untuk pertama kalinya sepanjang sejarah. Gelaran kali ini akan berlangsung di Mesir mulai tanggal 21 Juni mendatang. Guinea terundi satu grup dengan Nigeria, Madagaskar, serta Burundi di Grup B.

Xavi Putuskan Pensiun Akhir Musim Ini

Mantan gelandang andalan Barcelona, Xavi Hernandez memutuskan untuk mengakhiri karir sebagai pemain profesional di akhir musim ini.

Saat ini sang pemain masih berstatus sebagai penggawa dari klub, Al Sadd. Sejak memutuskan untuk hengkang dari Barcelona di tahun 2015 silam, Xavi memang ingin mencari tantangan baru dengan bergabung bersama klub Liga Qatar tersebut sampai saat ini.

Memasuki usia 39 tahun di musim ini, Xavi merasa sudah tiba waktunya untuk gantung sepatu dan melanjutkan karir sebagai pelatih sepakbbola nantinya.

“Ini akan menjadi musim terakhir saya sebagai seorang pemain sepakbola profesional. Akan tetapi, saya sudah melihat jauh ke depan mengenai masa depan saya nantinya dengan memutuskan untuk menjadi seorang pelatih,” ungkap Xavi.

“Filosofi bermain yang akan saya kembangkan sebagai seorang pelatih adalah sama seperti bagaimana saat saya bermain di Barcelona dengan adanya pengaruh gaya bermain dari Johan Cryuff serta La Masia. Saya kira itu memberikan dampak yang sangat besar dengan cara bermain dari Barcelona selama ini,” tambahnya.

“Saya senang melihat sebuah tim mengambil inisiatif untuk bisa mengendalikan permainan dengan menampilkan sepakbola menyerang dan mengambil inti dari keinginan kita waktu masih kecil yaitu penguasaan bola yang dominan di sepanjang pertandingan,” tutup pemain yang juga berhasil mempersembahkan gelar juara Piala Eropa serta Piala Dunia untuk tim nasional Spanyol tersebut.

Musim Ini Berakhir Untuk Rudiger

Chelsea dipastikan tidak akan bisa menggunakan tenaga bek sentral mereka, Antonio Rudiger hingga akhir musim ini setelah pemain yang bersangkutan baru-baru ini menjalani operasi lutut di Roma.

Pemain tim nasional Jerman itu mengalami cedera lutut kala membantu timnya menahan imbang Manchester United di Old Trafford akhir pekan lalu.

Cedera Rudiger ini akan ditangani oleh profesor Pier Paolo Mariani. Selain Rudiger, beberapa nama pemain top juga pernah mempercayakan kesembuhan cedera lutut mereka kepada Mariani seperti legenda AS Roma, Francesco Totti.

Kondisi cedera Rudiger ini tentu menjadi kabar buruk untuk Chelsea menjelang berakhirnya musim ini. Pasalnya, saat ini The Blues tengah berjuang meraih gelar Liga Europa serta masih terlibat persaingan menuju posisi empat besar Premier League musim ini.

Cedera Rudiger ini akan membuat dirinya absen kala timnya bentrok melawan Eintracht Frankfurt di dua leg semifinal Europa League serta kemungkinan besar juga akan melewatkan partai puncak jika The Blues berhasil lolos.

Dua laga sisa Premier League Chelsea dengan menghadapi Watford serta Leicester City juga sepertinya akan dilewatkan oleh sang pemain. Untuk mengisi posisi kosong yang ditinggalkan oleh Rudiger, Maurizio Sarri sepertinya akan memberikan kepercayaan kepada bek muda Andreas Christensen.

Musim ini Rudiger telah tampil dalam 44 pertandingan bersama Chelsea di semua ajang kompetisi dengan memberikan sumbangan satu gol untuk tim asal London Barat tersebut.

Ranocchia Sepakati Kontrak Baru Dengan Inter Milan

Bek gaek Inter Milan, Andrea Ranocchia resmi mendapatkan kontrak baru dari pihak manajemen Nerazzurri. Kontrak baru itu mengikat pemain berusia 31 tahun tersebut hingga musim panas tahun 2021. Kabarnya sang pemain akan mendapatkan bayaran sebesar 1,5 juta Euro untuk setiap musimnya dan diikuti oleh bonus sesuai performa yang ditunjukkan oleh sang pemain.

Pemain yang sempat menjabat kapten tim Inter itu telah bergabung di Giuseppe Meazza sejak tahun 2011 silam. Ia menjadi salah satu andalan di lini belakang Inter di awal kedatangannya sebelum akhir-akhir ini hanya berstatus sebagai pemain pelapis.

“FC Internazionale Milano secara resmi mengumumkan telah terjadi perpanjangan kontrak dengan Andrea Ranocchia. Kontrak anyar ini bertahan hingga musim panas tahun 2021,” tulis pernyataan Inter di laman resmi mereka.

Sejak di rekrut dari Bari, pemain asal Italia itu telah tampil membela Inter dalam 195 pertandingan di semua kompetisi. Dengan jumlah penampilan tersebut, Ranocchia sukses membukukan 12 gol untuk timnya dan menjadi bagian dari skuat yang memenangi gelar Coppa Italia di tahun 2011 lalu.

Pemain yang juga sempat dipinjamkan oleh Inter ke Genoa, Sampdoria hingga Hull City itu dinilai pihak manajemen Inter merupakan seorang interista sejati sehingga pihak klub tanpa ragu memberikan perpanjang kontrak untuknya.

“Seseorang yang sangat positif dalam hal sepakbola dan olahraga. Fans tahu bahwa Andrea merupakan interista sejati dan ia sangat senang untuk bisa terus bertahan bersama klub ini,” lanjut pernyataan Inter tersebut.

Taklukkan PSG, Rennes Juarai Coupe de France

Pertandingan ketat tersaji dalam laga final Coupe de France yang mempertemukan Rennes dengan Paris Saint-Germain. Kedua tim harus bermain hingga ke babak adu penalti untuk menentukan pemenang setelah mengakhiri waktu normal dengan babak perpanjangan waktu lewat skor imbang 2-2.

PSG sejatinya tampil sangat baik di babak pertama setelah berhasil unggul dua gol lebih dulu untuk mendominasi penuh jalannya pertandingan babak pertama.

Les Parisiens berhasil unggul cepat ketika di menit ke-13 Dani Alves sukses menuntaskan umpan yang dikirimkan oleh Neymar. Gol ini seakan membuat para pemain PSG semakin percaya diri dan hal ini membuat mereka berhasil mencetak gol kedua di pertandingan ini selang delapan menit kemudian. Gol kedua PSG ini dicetak oleh Neymar yang berhasil meneruskan sodoran dari Angel Di Maria.

Meski terus mendominasi jalannya laga, PSG justru kebobolan di menit ke-40 setelah bek tengah mereka, Presnel Kimpembe melakukan gol bunuh diri. Skor 2-1 ini bertahan hingga turun minum.

Rennes lantas menyamakan skor di menit ke-66 setelah kerja sama apik yang dilakukan oleh Clement Grenier dan Mexer berakhir sebagai gol yang berhasil diciptakan oleh nama terakhir.

Kepercayaan para pemain Rennes melambung tinggi usai berhasil menyamakan skor, namun hingga 90 menit pertandingan normal berakhir tak ada lagi gol tambahan dari kedua tim.

Hal itu juga berlanjut di dua kali 15 menit babak tambahan waktu hingga pemenangan harus ditentukan melalui babak adu penalti.

Di babak tos-tosan ini kedua tim juga bersaing dengan ketat. Lima penendang pertama dari kedua tim berhasil menjalankan tugasnya dengan baik. Memasuki penendang keenam, Ismaila Sarr sukses menjebol gawang PSG. Hal sebaliknya justru terjadi di kubu PSG, Christopher Nkunku yang maju sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya sehingga Rennes berhak keluar sebagai juara dengan keunggulan 6-5 di babak adu penalti.

Malcom Segera Angkat Kaki Dari Camp Nou

Winger milik Barcelona, Malcom Filipe Silva de Oliveira kembali dikabarkan akan segera hengkang dari Blaugrana dalam waktu dekat. Pemain berpaspor Brasil itu diisukan akan meninggalkan Camp Nou di bursa transfer musim panas ini.

Malcom sebenarnya baru menjalani musim debutnya bersama Barcelona di musim ini usai didatangkan dari klub asal Prancis, Bordeaux di bursa transfer musim panas tahun 2018 lalu. Bergabungnya Malcom ke Barcelona di musim panas lalu juga mengundang kontroversi karena sebelumnya ia gencar diyakini akan berseragam klub Italia AS Roma.

Keputusan Malcom bergabung ke Barcelona terlihat sebagai sebuah kesalahan saat ini karena dirinya kesulitan untuk bersaing dengan pemain lainnya demi mendapatkan satu tempat di tim besutan pelatih Ernesto Valverde. Melihat situasi saat ini, Malcom diyakini telah mengambil keputusan untuk hengkang dari Barcelona di bursa transfer pemain musim panas nanti.

Keinginan Malcom untuk hengkang ke klub lain karena dirinya ingin mendapatkan menit bermain sesuai yang ia harapkan. Hal itu tentu sangat sulit untuk didapatkannya jika tetap bertahan bersama Barcelona nantinya. Musim ini Malcom tercatat baru dimainkan sebanyak 19 kali dan sebagian besar dari waktu bermain dirinya di mulai dari bangku cadangan.

Rumor yang beredar menyebutkan bahwa Barcelona siap melepas Malcom ke klub Premier League yakni Manchester United. Dengan melepas Malcom ke Setan Merah, Blaugrana berharap klub yang bermarkas di Old Trafford itu akan bersedia melepas penyerang muda mereka yakni Marcus Rashford ke Camp Nou di musim panas ini.

Solskjaer Akan Rombak Susunan Pemain Dan Membuang Yang Tak Pantas!!!

Ole Gunnar Solsjaer akhirnya akan segera melakukan tindakan besar-besaran dengan merombak semua susunan pemain yang ada di Manchester United. Hal tersebutlah sebenarnya yang di inginkan oleh para petinggi yang berada di Manchester United. Banyak pemain yang memasuki zona aman yang tidak memperdulikan team nya lagi, mau menang mau kalah bagi mereka bukanlah masalah.

Pemain-pemain tersebutlah yang akan di buang oleh Manchester United, menurut Ole Gunnar Solsjaer dirinya sudah merangkum seluruh pemain yang ada di sana dan akan segera di eksekusi agar mereka yang benar-benar ingin berjuang untuk Manchester United tidak merasakan kekecewaan terus menerus. Dalam sembilan pertandingan terakhir Manchester United menderita 7 kali kekalahan dan hanya bisa menang 2 kali saja.

Dalam pertandingan terakhir melawan Manchester City mereka kalah dengan skor 2-0 dan membuat jalur untuk ke posisi ke-4 besar Premier League akan semakin susah untuk di capai.

Untuk membangun Manchester United seperti dahulu kala, semua pemain mesti menyadari kemampuan mereka serta berusaha untuk mengembangkan kemampuan tersebut agar kekurangannya bisa tertutupi, Setiap orang yang mencintai clubnya akan melakukan hal yang sama bagi dirinya dan bagi club yang dia cintai.

Pada saat anda menggunakan Jersey Manchester United maka anda akan di sorot dan segala tentang anda akan selalu di beritakan, maka dari itu anda harus memastikan diri anda selalu bekerja keras dan memberikan kontribusi semaksimal mungkin agar anda tetap dapat bertahan di Manchester United.

MU Kembali Melandai, Kalah 2 Skor Dari Manchester City

Berita Bola – Manchester City semakin gagah di Papan Liga Premier Inggris setelah berhasil mengalahkan Manchester United dini hari tadi. Manchester United yang sebelumnya mendapatkan berbagai pujian karena performa apik mereka setelah pergantian pelatih Mourinho ke Solskjaer kini kembali melandai.

Sempat comeback dengan kemenangan beruntun yang cukup panjang, Manchester United kembali menunjukkan performa yang lambat. Baru saja MU menjamu Manchester City ke Old Trafford dalam rangka pertandingan terakhir mereka di piala Liga Premier 2018/2019.

Pertandingan tersebut berhasil didominasi oleh Manchester City yang kini masih menjadi klub teratas di papan Juara Liga Premier 2018/2019. Kemenangan Manchester City tersebut ditorehkan dengan skor 0-2 di kandang Manchester United.

Manchester United tampaknya harus menelan malu di hadapan ribuan fans mereka yang semakin dalam setelah kesebelasan mereka tampak tidak sanggup membangun serangan pada pertandingan tersebut. Manchester United yang bertanding sebagai tim tuan rumah tampak tidak berkutik saat melawan Manchester City.

Pada babak pertama pertandingan tersebut Manchester City sudah mulai gencar mencob mencuri peluang dari pertahanan Manchester United. Di lain pihak, kesebelasan setan merah juga berulang kali mencoba melakukan penetrasi ke pertahanan Manchester City namun tidak menghasilkan angka bagi tim mereka.

Pada keseluruhan statistik Manchester City unggul dengan 2 angka serta unggul pada dominasi bola sebesar 64%. Manchester United yang berhasil melakukan 12 kali percobaan tembakan tidak berhasil meraih angka, sedangkan M. City yang hanya melakukan 8 kali percobaan berhasil meraih 2 angka yang menjadikan Manchester City sebagai pemenang pada pertandingan tersebut.

Dyabala Santai Dengan Isu Penjualan Dirinya Oleh Juventus

Walaupun di terpa bahwa dirinya akan segera di jual oleh Juventus, Dybala santai saja dengan isu yang beredar tersebut. Dybala sendiri bergabung dengan Juventus sejak tahun 2015 sampai sekarang dan selalu menjadi ujung tombak dari Juventus saat itu.

Sejak musim 2018/19 posisi penyerang utama di gantikan oleh Cristiano Ronaldo, walaupun demikian Dybala mengaku sangat menikmati dan senang bisa bermain dengan pemain sekelas Cristiano Ronaldo.

Sejak CR7 bergabung dengan Juventus, Dybala sepertinya lebih tersisih dari tim utama, dan lebih suka di cadangkan oleh Massimiliano Allegri. Jatah bermain Dybala di kurangi sangat signifikan oleh pelatih dan di karenakan hal tersebut pemain yang berusia 25 tahun ini tidak bisa menghasilnya banyak gol untuk musim ini.

Tercatat dalam ia hanya mampu mencetak 10 gol dan 6 buah assist dalam 40 pertandingan dari berbagai ajang pertandingan dalam musim ini. Dyabala sendiri tidak memberikan banyak komplain di karenakan hal tersebut, dan mungkin dirinya juga sudah mengetahui bahwa rencana transfer dirinya di pastikan akan terjadi pada musim depan.

Dalam membenahi skuad utama Juventus, Massimiliano Allegri membutuhkan beberapa striker baru yang memiliki kemampuan sekelas Cristiano Ronaldo, dan bukan menjadi rahasia lagi untuk mendapatkan pemain tersebut Juventus di wajibkan merogoh kantongnya dan untuk memperkecil biaya pengeluaran maka Juventus wajib menjual salah satu pemainnya agar tidak mengeluarkan dana yang besar. Salah satu pemain yang akan di jual Juventus pada musim depan di pastikan adalah Dyabala.