Pemain Bola Inggris, Jadon Sancho, Mencuri Perhatian Matthaus

Jadon Sancho, Pemain Muda Milik Borussia Dortmund Di Prediksi Jadi Pemain Masa Depan Timnas Inggris.

Ibcbetkita.co  –  Musim ini, pemain muda Inggris Jadon Sancho berhasil mencuri perhatian. Member skuat Borussia Dortmund itu disebut telah menjadi pesepakbola yang sempurna oleh Lothar Matthaus.

Jadon Sancho sepanjang musim ini masih berjuang untuk bisa memperoleh tempat utama. Sampai tiba laga melawan Bayer Leverkusen pada akhir September lalu. Pemain dengan usia 18 tahun ini baru sekali menjadi Starter. Yaitu ketika Dortmund telah mengalahkan club Brugge 1-0 dalam Liga Champions.

Titik balik Sancho dimulai dalam ketika kemenangan Dortmund 4-2 atas Leverkusen. Dalam laga tersebut, pemain sepakbola berusia 18 tahun ini bisa membuat dua assists. Sebelumnya ia juga telah membuat 3 assist dan 1 gol untuk Dortmund saat diberi kesempatan bermain sebagai pemain pengganti.

Sejak saat itulah Lucien Favre pelatih dari Dortmund mulai mempercayakan posisi starter kepada Jadon Sancho. Laga dortmund melawan AS Monaco serta Augsburg menjadi ajang Sancho dalam menunjukkan kebolehannya. Sang pemain juga bisa melakukan satu assist pada masing-masing laga.

Memainkan posisi sebagai winger, Sancho bermain sebanyak 10 kali. Dirinya berhasil membuat satu gol dan 10 assist. Teknik individu Sancho dilengkapi dengan kecepatan telah menjadi senjata baru Dortmund sampai berhasil memuncaki klasemen Bundesliga.

Sancho pertama kali bermain penuh ketika Dortmund menang 4-3 atas Augsburg. Dirinya membuat satu assist. Dalam tiga laga terakhirnya di Bundesliga, Sancho memiliki andil dalam hadirnya lima gol, lewat satu assist dan empat gol.

Performa spesial Jadon Sancho akhirnya membuatnya mendapat panggilan pertama ke timnas senior Inggris melawan Kroasia dan Spanyol dalam dua laga UEFA Nations League.

Sancho tercatat sebagai pemain kelahiran 2000-an pertama bagi The Three Lions.Matthaus memuji sayap Inggris ini. Dia bahkan terbengong-bengong ketika melihat Sancho bermain.

Para Legenda Kroasia Harus Ikhlas Menonton Prancis Mengangkat Trofi Piala Dunia

Luka Modric mengatakan Kroasia adalah tim yang lebih baik di final Piala Dunia dan menyebut Golden Ball sebagai hadiah hiburan belaka
Gelandang Real Madrid Modric bernama pemain terbaik turnamen setelah kalah final ke Prancis.

Para gembong  Kroasia dipaksa untuk menonton Prancis mengangkat trofi yang dia harapkan untuk naik ke dalam awan gelap di atas Luzhniki.

Modric benar-benar mendapatkan hadiah utama turnamen, menjadi pria ketujuh dari delapan terakhir – dan keenam berturut-turut – untuk memenangkan bola emas Piala Dunia tetapi tidak mengangkat trofi terbesar dalam olahraga.

Dan mantan pemain  Spurs itu mengakui: “Tentu saja saya bangga – tetapi yang ingin saya capai adalah trofi Piala Dunia.

“Saya ingin memenangkan ITU, untuk Kroasia. Itu tidak terjadi. Itu saja, itu saja.

“Kita semua memiliki sensasi yang sama, bahwa kita tidak beruntung. Kami bermain dengan baik dan tim yang lebih baik tetapi terkadang tim yang lebih baik tidak menang. ”

Toto Schillachi dari Italia memulai rangkaian Golden Ball yang aneh pada tahun 1990, meskipun Brasil Romario merasakan buah dari kedua kemenangan empat tahun kemudian.

Namun sejak saat itu, Ronaldo pada tahun 1998, Oliver Kahn dari Jerman, legenda Prancis Zinedine Zidane, Diego Forlan dan Lionel Messi dari Uruguay empat tahun lalu semuanya memiliki trofi sebagai hadiah hiburan.

Presiden federasi sepak bola  Kroasia dan mantan striker Arsenal Davor Suker mengatakan: “Saya sangat bahagia untuknya. Dia adalah seorang legenda  dan saya harap dia adalah legenda dalam tim selama bertahun-tahun ke depan. ”

Modric sendiri berhasil menjadi pemain terbaik dalam turnamen kali  ini.

Jerman Tumbang Bukan Karena Taktik

Timnas Jerman harus pasrah di kalahkan oleh tim Meksiko dalam lanjutan Piala Dunia 2018 yang di gelar di Russia.Mereka dikalahkan dengan skor 1-0 oleh Meksiko lewat gol sematawayang Hirvin Lozano.

Kekalahan Jerman atas Meksiko membuat banyak yang mencibir jika juara bertahan merupakan tim yang kehilangan magisnya di Piala Dunia mengingat materi pemain yang di bawa tidak terlalu berbeda dengan para pemain di Piala Dunia 2014.

Jerman sendiri sebenanya merupakan salah satu tim favorit untuk kembali mengangkat trofi Piala Dunia pada tahun ini yang sekaligus kembali mempertahankan juara bertahan. Sebenarnya ketika mengadapi Meksiko Jerman telah mendominasi jalannya pertandingan dan memberikan banyak serangan ke gawang meksiko namun sayang mereka lagi lagi tidak bisa menceploskan bola ke gawang Meksiko yang di jaga oleh Orci Ocoa yang tampil sangat bagus.

Legenda dari timnas Jerman Oliver Kahn menyebutkan jika kegagalan Jerman menang bukan dikarenakan taktik yang di usung oleh Joachim Loew melainkan ada titik lemah yang tidak memperbaiki dengan baik, menurutnya itu merupakan hal yang sangat fatal bagi tim yang akan bermain di Piala Dunia.

”Sudah saya katakan ada titik lemah terutama di sektor pertahanan mereka. Mereka kehilangan nama nama besar diasana. Dan pemain muda yang tidak berpengalaman mengambil posisi tersebut. Saya pikir level Jerman akan kembali pada tahun 2000 an dimana mereka akan kembali beregernasi.”ungkap Kahn.

”Meskipun anda memiliki penyerangan bagus di lini tengah anda di isi oleh pemain pemain seperti Ozil maupun Toni mereka tetap akan kebobolan.” ucapnya.

Thomas Muller Ingin Cetak Enam Gol Di Piala Dunia 2018

Penyerang Tim Fanser Jerman Thomas Muller mengaku ingin kembali mengukir sejarah di Piala Dunia 2018 dengan mencetak banyak gol demi tujuannya membantu timnas Jerman untuk kembali mempertahankan gelar Piala Dunia yang sempat mereka menangkan pada Piala Dunia 2014 yag lalu.

Jerman sendiri akan bergabung di grup A bersama Meksico, Afrika dan Demnark. Skuat pasukan Joshim Low sendiri memang menjadi salah satu favorit dalam turnamen ini melihat skuat yang mereka miliki dengan beberapa pemain muda yang luar biasa dengan matang. Meskipun sudah tidak di perkuat pemain pemain seperti Bastian Shweinsteiger, Philip Lahm hingga Per Mertesaker. Muller sendiri percaya jika timnya Jerman dapat melaju jauh di babak berikutnya apalagi mereka merupakan calon favorit untuk lolos dari fase grup.

Ketika ditanya oleh salah satu media jerman ia menyebutkan jika dirinya akan sekuat tenaga membantu Jerman untuk lolos ke babak berikutnya dengan mencoba mencetak banyak gol pada setiap pertandingan. Apalagi dengan skuat muda Jerman yang memiliki pemain pemain dengan kualitas yang luar biasa membuat permainan timnas Jerman akan sangat mengerikan.

”Kami harus benar benar fokus, skuat kami di isi oleh pemain pemain yang memiliki usia rata rata yang muda apalagi dengan pengalaman yang mereka bersama klub masing masing.”

”Jelas saya sangat ingin kembali mencetak banyak gol, jika saya memiliki kesempatan untuk mencetak gol maka saya bermimpi untuk mencetak enam gol pada kompetisi ini.” ucap pemian Bayern Munchen ini.

Lebih lanjut Muller Optimis dengan skuat muda yang dimilik oleh Jerman apalagi menurutnya ada pemain pemain yang telah berpengalaman seperti Mesut Ozil, Tony Kross, Manuel Never dan Mats Hummels yang juga memiliki segudang pengalaman bersama dirinya.

Beberapa Rekor Yang Bisa Didapat Di Piala Dunia 2018

Memenangkan pertandingan di turnamen sekelas piala Dunia sudah pasti akan menjadi sebuah prestasi yang sangat luar biasa. Piala Dunia pertama kali di gelar pada tahun 1930, hingga saat ini sudah banyak rekor yang telah dicatatkan diturnamen tersebut. Pada musim panas Piala Dunia 2018 nanti, sudah tercatat ada beberapa rekor yang sudah terpecahkan. Berikut ini beberapa rekor yang telah pecah di Piala Dunia 2018 musim panas nanti.

1. Kemenagan Pinalti Terbanyak

Ada dua negara saat ini yang masih memegang rekor kemenangan adu pinalti terbanyak, yaitu Jerman dan juga Argentina. Jerman memenagkan adu pinalti pada tahun 1982, 1986, 1990 dan tahun 2006. Sementara itu untuk Argentina hanya memenagkan dua kali pada edisi tahun 1990, dan masing-masing satu kali pada edisi 1998 dan tahun 2014. Jerman menjalani adu pinalti sebnayak empat kali tidak pernah kalah, sedangkan Argentina memegang rekor sebagai tim yang sering melakukan adu pinalti, namun Argentina kalah dalam babak perempat final pada tahun 2006 saat melawan Jerman.

2. Interval terpanjang juara piala dunia

Untuk rekor kali ini sekarang dipegang oleh Italia dengan selisih 44 tahun setelah meraih juara edisi tahun 1938 dan tahun 1982. Sebagai dua tim yang berpotensi yang telah memecahkannya adalah Uruguay dan Inggris. Untuk Uruguai saat ini tidak pernah lagi memenagkan juara piala Dunia sajak edisi tahun 1950, dan sedangkan Inggris dari edisin tahun 1966.

Dilihat dari skuat Inggris saat ini tidak ada pemain yang memainkan lebih dari 60 penampilan dan hanya mencetak lebih dari 15 gol saja. Sedangkan skuat Uruguay punya empat pemain dengan lebih dari 100 kali penampilan dan sudah berhasil mencetak 97 gol. Dari hasil skuat tersebut, Inggris sepertinya tidak akan difavoritkan untuk memenagkan trofik pada tahun ini, sedangkan untuk Uruguay kemunkinan besar bisa pulang dengan membawa gelar.

3. Juara keempat beruntun

Sampai saat ini belum ada yang berhasil mendapatkan rekor tersebut. Kemungkinan Brasil bisa untuk mendaptkan rekor itu, jika mereka berhasil menepati posisi tempat keempat pada tahun ini. Pada Piala Dunia tahun 2014 Brasil tumbang di babak semifinal dengan skor 7-1. Disaat merebuatkan posisi ke tiga, Belanda telah mengalahkan Brasil dengan skor 3-0, dan Brasil hanya menempati di posisi ke empat.

4. Pertemuan 2 tim tebanyak

Untuk rekor ini telah di pegang oleh tiga tim, yaitu Brasil, dan Swedia yang telah bertemu sebanyak tujuh kali, dan kemudia Jerman dan Yogoslavia juga bertemu sebanyak tujuh kali, dan untuk yang terakhir Argentina bertemu dengan Jerman sebanyak tujuh kali. Sedangkan beberapa tim tersebut telah berhasil lolos ke Piala Dunia tahun ini.

Gabriel Jesus Siap Beradu Di Piala Dunia 2018 Bersama Timnas Brazil

Gabriel Jesus pemain berjulukan Tetinha tersebut telah sembuh dari cederanya dan siap untuk membela Timnas Brazil di Piala Dunia 2018. Absen dua bulan yang di laluinya saat bermain di Club Manchester City tidak menurunkan performanya di akhir Liga Inggris musim ini.

pada pertandingan melawan West Ham United terbukti kebolehan yang ditunjukkan oleh Gabriel Jesus saat berada di lapangan. Gol berhasil diciptakan ke gawang West Ham United lewat sontekkan kakinya. Jesus sangat yakin bahwa waktu istirahatnya saat cedera telah membuatnya siap menghadapi laga berat di Piala Dunia nanti.

Pemain 21 tahun tersebut tercatat telah menyumbangkan 17 gol dalam 42 laga yang di laluinya bersama dengan Manchester City. prestasi yang di jalaninya bersama dengan Manchester City dengan menjadi juara di Liga Inggris dengan perolehan poin sempurna yakni 100 poin.

Prestasi baik yang pernah dicatatkan bersama dengan timnas Brazil adalah 9 gol yang berhasil di cetaknya dalam 15 laga yang di hadapinya pada babak kualifikasi Piala Dunia Zona Amerika Selatan. Gabriel Jesus mengaku bahwa dirinya telah kembali ke performa terbaiknya dan pada Piala Dunia nanti dirinya siap untuk membuat rekor baru bersama dengan Timnas Brazil.

Masalah cedera yang di alaminya pada beberapa bulan lalu bukan halangan besar untuknya sebab ia mengaku dirinya masih muda dan punya semangat yang masih besar untuk dapat berlari dan bermain di lapangan dengan baik. Timnas Brazil juga dikabarkan sudah mencantumkan namanya di dalam skuad untuk Piala Dunia 2018.

Shinji Kagawa Siap Kembali Ke Liga Inggris

Mantan pemain Manchester United Shinji Kagawa kabarnya akan kembali ke Liga primer Inggris pada musim depan, sang pemain sendiri sudah tidak asing dengan atmosfer primer leangue yang luar biasa. Yaps pemain asal jepang ini pernah memperkuat Rakasa inggris Manchester United pada musim 2012 hinga musim 2014.

Menurut media asal Jerman,the fox  bahwa sang pemain kabarnya tertarik untuk kembali ke liga primer inggris guna bergabung dengan klub asal London West Ham United pada musim depan.

Jika Kagawa berhasil bergabung bersama West Ham ia akan bereuni dengan mantan pelatihnya David Moyes ketika masih di Manchester United. David Moyes sendiri pernah melatih United pada musim 2013, namun harus di pecat karena gagal membawa setan merah kembali ke zona liga champions eropa.

West Ham sendiri kabarnya sangat tertarik mendatang beberapa bintang lagi pada musim depan,mereka  bahkan siap menyiapkan tawaran sebesar 13 juta Euro untuk mengangkut bintang Borrusia Dortmunt agar sang pemain hijrah ke London,

Dortmund sendiri dikabarkan tidak masalah untuk melepas bintang mereka  pada musim depan, karena mereka masih memiliki nama nama seperti Marco Reus dan Mario Gotze.

Emre Can Berbicara Tentang Masa Depannya

Gelandang liverpool emre can mengungkapkan jika musim depan kemungkinan ia bermain untuk klub lain cukup besar, hal ini bisa saja terjadi mengingat ia sama sekali belum memperpanjang kontraknya di liverpool yang akan berakhir pada akhir musim. Dan ia sendiri bebas bernegosiasi dengan klub lain.

Liverpool sendiri sebenarnya telah menawarkan perpanjangan  kontrak bagi sang pemain plus kenaikan gaji, akan tetapi sang pemain belum menerimanya. Klub klub seperti real madrid,Juventus, Manchester city hingga PSg  juga meminatinya.

‘’Saya rasa saya mampu untuk bermain dengan klub besar, Dan itu menjadi tantangan tersendiri untuk karier saya selanjutnya.

‘’Saya bermain di kompetisi terbaik di dunia apakah saya mampu bermain dengan baik di luar kompetisi prime leangue ? Laliga merupakan kompetisi cukup bagus, dan Seri A juga mulai bangkit. Kita hanya akan menunggu sampai akhir musim.’’tutur mantan pemain bayern leverkusen.

 

Boateng Di Incar Duo Manchester

Bek Bayern Munchen Jeromy Boateng di kabarkan di perebutkan oleh duo manchester, united dan city bahkan telah bersiap memberikan penawaran kepada bek timnas jerman tersebut.

Munchen sendiri kabarnya telah siap melepas boateng di akhir musim ini,meskipun sang pemain beberapa musim ini menjadi andalan the bavarian. united sendiri mengincar boateng untuk mengawal pertahan mereka yang sering tidak konisten, sedangkan city mengincar sang pemain di karenakan sosok pep guardiola yang  ingin bereuni dengan pemain berusia 29 tahun tersebut.

Boateng sendiri masih memiliki kontrak berdurasi tiga tahun di bayern munchen.Akan tetapi melihat usia sang pemain yang hampir menginjak kepala tiga bukan tidak mungkin sang pemain akan di lepas jika ada tawaran yang sesuai.