Meskipun Jadwal Padat Manchester City Tetap Optimis Juara

Misi Manchester City untuk mendapatkan banyak trofi yang ada di depan mata mereka tampaknya tidak muda untuk mereka dapatkan karna pada pasalnya mereka harus melewati beberapa permainan serat tim berat. Akan tetapi sang pelatih Pep Guardiola akan tetap optimis untuk membawak tim nya meraih kejayaan pada akhir musim nanti.

The Citizens sendiri dikabarkan akan sangat berat untuk mempertahankan gelarnya di Primier League karna musim ini mereka harus tertinggal jauh dari  Liverpool dengan jarak poin sekitar 5 point.

Mcity

Pada minggu lalu mereha Citizens sendiri berhasil mengalakan sang rival dengan skor 2-1 dan menjadikan mereka lebih semangat untuk mendapatkan posisi pertama di EPL. Kemarin kedua tim juga bermain sangat baik. Namun tampaknya Liverpool harus menyerahkan point mereka untuk M.City

Manchester City Siap Menjalani Jadwal Yang Penuh

Pelatih dari M.City menceritakan bahwa ia tidak akan meremekan permainan mereka mau melawan tim besar ataupun tim kecil dan ia juga mengupkan bahwa mereka siap untuk menjalani jadwal yang padat.

Kami sebagai tim yang hebat tidak akan menolak laga apapun yang di berikan oleh FA kami akan terus berjuang semaksimal mungkin untuk memenangkan sebuah laga.Ujar mantan pelatih Barcelona tersebut.

Masalah Manchester City                                   

Untuk saat ini kami tidak memiliki masalah yang besar, Karna para pemain kami saat ini dalam kondisi yang fit dan juga tidak ada yang cedera. Justru saat ini Citizens berharap bahwa mereka akan mendapatkan beberapa permainan yang lebih banyak lagi untuk membuktikan bahwa kami adalah tim yang tangguh di dunia.

Modric Di Kabarkan Tidak Tertarik Perpanjang Kontrak Dengan Madrid

Tim raksasa Spanyol, Real Madrid dikabarkan tidak dapat melanjutkan lagi untuk mempertahankan pemain berbakatnya yaitu Luka Modric untuk terus bermain di Santiago Bernabeu di musim depan pasalnya sang pemain sendiri sudah tidak memiliki niat untuk bertahan di klub.

Menurut kabar Real Madrid baru saja kembali menawarkan perpanjangan kontrak untuk pemain berkebangsaan Kroasia ini, tetapi tanpa ragu tawaran tersebut ditolak oleh Modric maka masa depannya dengan El Real menjadi gelap karena tidak ada kepastian.

Modric sendiri memang diklaim ingin segera pensiun dari dunia sepak bola tentunya bersama klubnya tersebut yang dibelanya sudah 7 tahun lamanya dan kini usianya sudah mencapai 33 tahun saat ini dimana sejatinya pensiun juga bisa menjadi opsi Modric sekarang.

Apabila kontrak perpanjangan tidak dapat tercapai tentunya ini bisa berakibat fatal kembali bagi raksasa La Liga ini, karena seperti yang sudah diketahui Madrid sudah kehilangan satu pilar pentingnya yaitu Cristiano Ronaldo maka hal tersebut juga berlaku untuk Modric yang apabila keluar maka seperti luka dalam bagi klub.

Banyak pihak yang menilai saat ini memang Modric adalah sosok kuat kedua setelah Ronaldo dalam skuad Real Madrid, tidak diragukan lagi prestasi Real Madrid selama ini berkat kontribusi besar dari eks pemain Tottenham Hotspurs ini. Oleh karena itu klub masih bersikeras untuk bisa membuat Modric bertahan lebih lama lagi bersama mereka.

Manchester City Menang Atas Liverpool, Guardiola Terancam Terkena Sanksi

Kemenangan manis Manchester City saat melawan Liverpool ternyata ada sedikit ternoda, Karna manajemen dari M.City Pep Guardiola terancam terkena sanksi yang berat karna ia tidak respek dengan pengadilan lapangan yang tidak setuju dengan keputusan.

Kala itu Guardiola sendiri begitu kesal dengan beberapa pemain pertahanan mereka yang sangat mudah di jebol oleh Mohammad salah dan nyaris mencetak gol pada menit akhir. Sebelum aksi tersebut, Roberto Firmino diangap melakukan pelangaran terhadap fernandinho.

Disana lah Guardiola menilai bahwa firmino melakukan kesalahan yang harus diberi sanksi, Namun wasit yang saat itu memandu pertandingan mengabaikan pelangaran tersebut sehingga membuat Pep protes akan tetapi protes yang di luncurka oleh guardiola sangat kelewat batas.

Kelewatan

Mantan pemain Manchester United, David Bechkam menilai bahwa insiden yang di lakukan oleh guradiola harus di selidiki dengan benar karna saya sendiri cukup yakin bahwa ia akan di jatuh sanksi yang sangat berat oleh FA.

Pep bertindak di luar batas dan sangat gila dia pikir insiden seperti itu adalah sebuah pelanggaran, ia tampaknya akan terkena sanksi yang berat. Ujar Bechkam.

Karna FA telah mengeluarkan peraturan dengan sangat jelas bahwa pelatih serta pemain harus menghormati dan menghargai keputusan wasit.

Sangat Marah

Guardiola sendiri terancam hukuman tambahan karna ia sendiri melakukan hal yang seharus tidak boleh di lakukan oleh sang pelatih ia membanting Scarf yang ia gunakan di lehernya untuk melampiaskan kemarahanya kepada si wasit.

Hal ini sendiri sangat sama yang dilakukan oleh jose moruinho yang menendang botol atau aksi jrgen kloop yang selebrasi di dalam lapangan kedua pelatih ini di juga di jatuhi sanksi denda ribuan pounds.

Meskpiun begitu tampaknya pep sendiri tidak memikirkan hal tersebut, Yang ia pikirkan saat ini adalah kemenanganya yang sangat berharga saat melawan saingan beratnya di musim ini Liverpool

Liga Spanyol 2018/2019, Espanyol Vs Leganes 1-0

Espanyol dini hari tadi baru saja menjamu Leganes dalam ajang Liga Spanyol 2018/2019. Pertandingan tersebut berlangsung di markas besar Espanyol di Stadion RCDE. Pertandingan Espanyol dan Leganes tersebut tampak cukup seimbang dan memiliki ritme yang cukup lambat. Namun pertandingan Espanyol dan Leganes tersebut cukup seru untuk ditonton kembali karena penuh dengan drama dan taktik. Berikut ulasan singkat pertandingan Espanyol dan Leganes dini hari pagi tadi.

Di awal pertandingan, Ritme permainan sangat cepat dimana Espanyol tanpa banyak pikir menggempur lini pertahanan Leganes. Beberapa percobaan pertama Espanyol gagal membuahkan hasil. Namun di menit ke 9 saja, Espanyol telah berhasil membobol gawang kesebelasan Leganes. Tak mau kalah, Leganes pun membalas dengan serangan-serangan ke lini pertahanan Espanyol. Namun barisan pertahanan Espanyol yang sangat solid sulit ditembus oleh Leganes. Sehingga Leganes tidak berhasil menyamakan kedudukan dengan Espanyol hingga babak pertama tersebut usai.

Pada babak kedua, Espanyol tampak lebih mempersiapkan strategi bertahan mereka dan bersiap untuk melakukan serangan balik dengan cepat sehingga permainan tampak melambat pada babak kedua. Tak mau kebablasan, Leganes juga mencoba untuk melakukan serangan dengan aman. Penguasaan bola tidak dominan pada kesebelasan manapun karena memang pertandingan tersebut sangat seimbang. Namun kesebelasan dari Leganes tampak bermain lebih kasar dibandingkan kesebelasan Espanyol pada pertandingan tersebut. Meski begitu, Espanyol berhasil mempertahankan gawang mereka hingga babak kedua berakhir dan memperoleh kemenangan.

Liga Inggris 2018/2019 Newcastle Vs Manchester United 0 – 2

Seakan mobil yang baru ganti oli mesin, perjalanan Manchester United sangat mulus setelah Jose Mourinho diganti. Manchester United sejak akhir tahun 2018 silam menunjukkan performa yang sangat luar biasa. Unggul dari Cardiff 4 Skor, Bournemouth 3 skor, Huddersfield 2 skor dan baru saja unggul dari Newcastle 2 skor di Liga Inggris 2018/2019 ini. Berikut sekilas pertandingan Newcastle Vs Manchester United dini hari ini.

Pertandingan yang berlangsung di markas besar Newcastle, Stadion St James’ Park tersebut lebih didominasi oleh Manchester United. Kesebelasan Setan Merah tersebut mendominasi penguasaan bola 2/3 pertandingan tersebut. Hal tersebut tentunya bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan oleh tim tamu di markas besar Newcastle tersebut.

Pada babak pertama, tidak ada gol yang terjadi samasekali di gawang Newcastle maupun Manchester United. Namun pada babak kedua, Manchester United berhasil mencuri 2 gol ke gawang Newcastle. Kedua gol tersebut disumbangkan masing-masing oleh Romelu Lukaku pada menit ke 64 dan Marcus Rashford pada menit ke 80.

Dari segi performa permainan, Manchester United juga tampak jelas lebih baik daripada Newcastle pada pertandingan tersebut. Akurasi operan dari kesebelasan Manchester United lebih akurat dibandingkan oleh Newcastle. Di samping itu, dalam membangun serangan dan penetrasi ke lini pertahanan lawan juga tampak jelas kesebelasan setan merah ini lebih kompak. Oleh karena itu, para pengamat sepakbola memprediksi Manchester United cenderung menang setelah babak pertama yang berakhir seimbang.

Everton Gagal Dominasi Leicester Di Awal Tahun 2019 Ini

Everton baru saja menjamu Leicester ke markas besarnya, Stadion Goodison Park dalam ajang Liga Premier Inggris. Pada pertandingan tersebut Everton berhasil mendominasi permainan namun gagal dalam mendominasi skor atas Leicester. Bermain sempurna sudah menjadi tuntutan dari setiap kesebelasan untuk memenangkan pertandingan. Namun terkadang meski sudah berusaha dengan performa terbaik tidak menjadi jaminan bagi suatu kesebelasan untuk menang.

Hal tersebut terjadi pada Everton di awal tahun 2019 ini. Everton yang mendominasi di markas besarnya harus menelan kekalahan dengan skor 0-1 oleh Leicester. Pada keseluruhan pertandingan, Everton mendominasi 60% posisi bola dengan akurasi operan yang lebih tinggi dibandingkan Leicester. Selain itu, Everton juga lebih rajin melakukan percobaan tembakan untuk memetik skor pada pertandingan tersebut. Namun naasnya, Everton malah tidak berhasil mencetak 1 skor pun dari 17 percobaan tembakannya pada pertandingan tersebut.

Sedangkan di sisi lain, Leicester yang hanya melakukan 8 kali percobaan tembakan berhasil meraih 1 skor di babak kedua tepatnya pada menit ke 58. Gol tersebut dicetak oleh Jamie Vardy dengan sempurna ke gawang tim tuan rumah pertandingan tersebut. Memang harus diakui bahwa kesebelasan Leicester lebih lihai dalam membangun serangan. Dengan hanya 8 kali percobaan, Leicester berhasil membahayakan gawang Everton sebanyak 4 kali. Terbalik bagi Everton yang melakukan 17 kali percobaan hanya berhasil 2 kali saja membahayakan gawang Leicester. Bak seperti hoki tidak berpihak pada Everton, kesebelasan harus memulai tahun 2019 ini dengan kekalahan atas Leicester di Liga Premier Inggris.

MU Kembali Unjuk Gigi Di Liga Premier Putaran Ke 20

MU mendapatkan banyak sindiran dari para pecinta sepakbola di awal laga Liga Premier Inggris 2018 ini. Tak heran karena performa setan merah dari Inggris ini memang sangat buruk di awal Liga Premier 2018. Sempat berada di luar dari 10 posisi teratas, kini MU sepertinya kembali unjuk gigi. Pada Putaran ke 20 Liga Inggris 2018 ini, MU telah berada pada posisi kelima. Tidak tanggung, MU sudah berhasil 5 kali menang berturut-turut pada laga terakhirnya di Liga Premier 2018 ini termasuk Liverpool di dalamnya.

Laga terakhirnya adalah melawan AFC Bournemouth dengan hasil skor yang cukup mengesankan yakni 4-1. Berikut ulasan singkat pertandingan tersebut. Pada babak pertama, pertandingan kedua tim ini sudah tampak sangat didominasi oleh Manchester United. Paul Pogba yang menjadi pemain hot yang paling sering dibicarakan di MU memperlihatkan kemampuannya. 2 Gol pertama setan merah ini dicetak oleh Paul Pogba masing-masing pada menit ke 5 dan menit ke 33.

Tak cukup dengan 2 skor, Setan merah kembali meraih skor melalui bintangnya Marcus Rashford di menit ke 45. Namun sayangnya, AFC Bournemouth berhasil mempersempit skor melalui Nathan 2 menit kemudian tepat sebelum babak pertama berakhir. Gol yang dicetak oleh Nathan tersebut tidak hanya menjadi gol satu-satunya bagi AFC Bournemouth di babak pertama namun pada keseluruhan pertandingan.

Pada babak kedua, MU berhasil mempercantik skor mereka melalui Romelu Lukaku di menit 72. Pada pertandingan tersebut memang tampak sekali MU yang sebagai tim tamu unggul secara permainan. AFC Bournemouth tak berkutik dengan penguasaan bola MU yang hampir mencapai 70% dari keseluruhan pertandingan.

Solskjaer Fokus Gunakan Penghujung Musim Untuk Benahi MU!

Bos dari Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer memohon kepada tim asuhannya saat ini agar menggunakan setiap pertandingan di penghujung musim sebagai kesempatan bagus untuk berbenah diri dan kembali meningkatkan kualitas permainannya sebagai salah satu tim terbaik di dunia.

Memang sudah terbukti terlihat bahwa sejak pergantian pelatih dilakukan oleh pihak klub setan merah ada secercah harapan bahwa tim ini bisa bangkit kembali saat berada di tangan Solskjaer dalam menghadapi Cardiff City dan Huddersfield Town beberapa waktu lalu dengan berbuah kemenangan manis.

Gol yang dicetak juga memuaskan saat menghadapi kedua klub tersebut dan hasilnya sudah melebihi ekspetasi yang diharapkan. Meski begitu Solskjaer memastikan bahwa hasil ini tidak bisa dikatakan mereka sudah konsisten maka tidak ada waktunya untuk berpuas diri dulu.

“Masih ada kekurangan yang harus diperbaiki tentunya, tetapi dalam hal strategi bermain untuk menyerang dan bertahan sudah cukup bagus meski begitu ada kebiasaan kebobolan yang membuatnya fatal dan saya bertugas untuk membuat perbedaan tersebut dari sekarang”, ujar Solskjaer.

“Kenapa Manchester United bisa berada dalam posisi ini di musim ini? bagi kami ini pasti ada alasannya maka dari itu saat inilah waktu yang tepat untuk saya memimpin tim agar mau berbenah diri dan mulai meningkatkan kembali performa permainan menuju yang paling tinggi”. lanjutnya

Madrid Relakan Dua Pemain Demi Hazard!

Raksasa La Liga, Real Madrid tampaknya memulai rencananya dengan baik dalam hal mendatangkan salah satu winger terbaik di dunia yaitu Eden Hazard dari klub Inggris yaitu Chelsea. Dari berbagai opsi El Real yang paling mengejutkan adalah persiapan untuk melepas kedua pemainnya kepada The Blues agar menjadi pertukaran setara untuk Hazard mau bermain di Santiago Bernabeu.

Sudah cukup lama berita terkait Real Madrid yang begitu tertarik dengan kapten timnas Belgia tersebut semenjak Piala Dunia 2018 lalu berlangsung. Dan sepertinya akan terbukti pada perburuan pemain yang akan berlangsung di bursa transfer januari mendatang maka Madrid akan melancarkan rencananya tersebut agar bisa meraih jasa pemain 27 tahun ini yang dikatakan mampu menganti posisi mantan pemain bintang mereka Cristiano Ronaldo.

Tidak hanya nama besar layaknya Hazard yang masuk dalam list perburuan dari Los Blancos di bursa transfer nanti, tetapi beberapa nama pemain besar seperti Neymar dan Mbappe juga menjadi opsi cadangan apabila Hazard masih berniat melanjutkan kontrak dengan Chelsea di musim panas selanjutnya.

Menurut kabar Real Madrid siap melepas pemainnya Matteo Kovacic kepada Chelsea bersamaan dengan Isco, kini Kovavic memang tengah berada dalam skuad The Blues dibawah asuhan Maurizio Sarri meski masih dalam status pinjaman tetapi Madrid sendiri berharap Chelsea mau memainkannya sebagai pemain permanen kedepannya bersamaan dengan Isco sebagai syarat pertukaran terhadap Hazard.

Kedua pemain tersebut setara dengan harga 100 juta Euro menurut perkiraan saat ini, dan tentu harga itu tidak setara dengan Hazard dan masih terbilang jauh jaraknya. Tetapi apabila ada kondisi dimana kontrak tidak berlanjut lagi antara Hazard dengan klubnya maka penurunan harga menjadi sama dengan kedua pemain yang niatnya ditukarkan tersebut oleh Madrid.

Cruyff Minta Barcelona Siapkan Diri Tanpa Messi!

Eks pemain Barcelona. Jordi Cruyff memberikan saran kepada mantan timnya tersebut untuk melakukan persiapan mulai dari sekarang jika nantinya tim raksasa tersebut sudah ditinggal oleh pemain bintang dunia mereka yaitu Lionel Messi, hal ini melihat dari tim saingan mereka yaitu Real Madrid yang sudah kehilangan pilar penting mereka yaitu Cristiano Ronaldo.

Sosok Ronaldo bagi tim Los Blancos sangatlah besar layaknya jantung skuad mereka semenjak bermain selama 9 musim disana, tidak diragukan lagi berbagai prestasi telah diraih selama pria asal Portugal tersebut bermain untuk Madrid selama ini.

Hal ini juga berlaku untuk Barcelona saat ini dimana Lionel Messi juga merupakan pemain yang memiliki tingkat kesamaan dengan Ronaldo dalam karir sepak bola. Kedua pemain ini terus disaingkan oleh para penggemar dari berbagai negara di dunia. Kini Ronaldo sudah berpindah klub ke Juventus dan memulai karirnya di kompetisi Serie A bersama dengan tim wakil Italia tersebut.

Kondisi seperti ini pastinya akan berlaku untuk Messi juga di Barcelona yang tidak mungkin akan terus berkarir di Spanyol, Cruyff yang melihat Barcelona yang penuh ketergantungan dengan penyerang berkebangsaan Argentina ini menilai hal ini tidak terlalu baik untuk masa depan mantan klubnya tersebut.

Real Madrid saat ini dikatakan sedang mengalami pengunduran dalam prestasinya semenjak kehilangan satu pemain pentingnya dan menilai musim ini juga akan berat bagi mereka untuk bisa mempertahankan gelar juara Liga Champions kembali, lalu hal ini sepertinya juga bisa dialami Barcelona suatu saat seperti kondisi diatas maka dari itu persiapan harus dilakukan dari sekarang.