Spurs Pastikan All England Final Liga Champions

Wakil Premier League, Tottenham Hotspur menunjukkan semangat pantang menyerah ketika bertandang ke markas Ajax Amsterdam, Johan Cruijff Arena di leg kedua babak semifinal Liga Champions dini hari tadi.

Sempat tertinggal dua gol di babak pertama, klub asal London Utara itu bangkit dan menang secara dramatis dengan skor 2-3 yang meloloskan mereka ke partai final dengan keunggulan gol tandang.

Ajax yang mengantongi keunggulan agregat 1-0 berkat kemenangan di markas Spurs di leg pertama terlihat berada di jalur yang benar untuk lolos ke partai puncak saat kapten tim, Matthijs de Ligt menjebol gawang Spurs di menit keempat pertandingan.

Gol itu membuat tempo permainan semakin meningkat dan kedua tim bermain sangat terbuka untuk mendapatkan gol tambahan. Tuan rumah lantas semakin berada di atas angin saat Hakim Ziyech berhasil menaklukkan Hugo Lloris lewat kerja samanya dengan Dusan Tadic di menit ke-35.

Skor 2-0 ini bertahan hingga turun minum dan membuat agregat sementara menjadi 3-0 untuk Ajax.

Tampil sangat baik di babak pertama, bencana justru hadir untuk Ajax di babak kedua setelah Spurs bangkit dengan melesakkan tiga gol balasan.

Gol pertama Spurs hadir di menit ke-55 setelah pergerakan Dele Alli di lini belakang Ajax memudahkan Lucas Moura memperkecil kedudukan.

Gol itu memantik semangat para pemain Spurs untuk mencari gol tambahan. Hasilnya hanya berselang empat menit The Lilywhites sukses menyamakan skor menjadi 2-2 lewat aksi individu Moura.

Gol kedua Moura ini benar-benar memberikan tekanan besar bagi para pemain Ajax karena satu gol lagi dari Spurs maka akan otomatis menyingkirkan mereka. Ketakutan akan hal itu akhirnya benar-benar terjadi tepatnya di menit keenam injury time! Moura benar-benar menjadi pahlawan Spurs setelah berhasil mencetak hattrick sekaligus memastikan tiket final Liga Champions sepanjang sejarah bagi timnya.

Comeback dramatis Spurs ini memastikan all England Final akan terjadi di Liga Champions musim ini dengan laga puncak mempertemukan Liverpool dengan Tottenham Hotspur.

Ronaldo Tidak Menjamin Kemenangan

Manajer Juventus Massimiliano Allegri yakin bahwa Cristiano Ronaldo merupakan masa depan Nyonya Tua tetapi juga menyatakan dengan tegas keberadaannya tidak selalu membuahkan sukses di Liga Champions.

Ronaldo diboyong oleh Juve di musim panas lalu. Butuh uang lebih dari 100 juta pounds untuk bisa menghijrahkannya dari Real Madrid.

Setelah Ronaldo datang, banyak yang mengatakan peluang juara Juventus di Liga Champions terbuka lebih besar dari sebelumnnya. Nyonya Tua dinilai tak akan gagal lagi seperti yang terjadi di final Liga Champions tahun 2015 dan 2017.

Ronaldo sendiri menunjukkan performa apiknya di Liga Champions bersama Juventus. Sayangnya ia cuma bisa membawa Bianconeri hingga ke fase perempat final karena terdepak oleh Ajax Amsterdam.

Allegri lalu menyatakan bahwa dari awal, harapan yang terlalu tinggi pada Ronaldo untuk bisa membawa Juve jadi juara adalah hal yang kurang tepat untuk dilakukan. Ia juga mengatakan bahwa Ronaldo tetap akan bertahan pada musim depan meskipun gagal membawa trofi Liga Champions di musim ini.

Akhir minggu ini, Juve akan bertanding lagi di ajang Serie A. Mereka dijadwalkan akan bertemu dan melawan Fiorentina.
Jika dalam pertandingan tersebut mereka menang, maka Juve dipastikan akan mendapatkan Scudetto dan itu berarti mereka meraih kemenangan secara beruntun selama delapan kali. Oleh sebab itu Allegri, mengarahkan timnya dengan segera fokus ke pertandingan tersebut.