Keliling Yangon Seharian Sangat Menyenangkan

Jadwal hari ini adalah berkeliling Yangon bersama febrian. Banyak sekali tempat menarik yang kami kunjungi. Tempat – tempat seperti china town, sudut india, gereja, kuil, pagoda, dan lain – lain. Dan untungnya hari ini masih sempat bangun pagi (7.30 am) dan bisa lihat prosesi yang cukup unik ketika para warga berbagi makanan kepada para kelompok biksu (kata temen gue ini dilakuin rutin tiap pagi).

Cukup terkesan lihat kota Yangon yang terbilang cukup rapi ditambah banyaknya bangunan peninggalan kolonial jaman lampau yang bikin kota ini makin cantik. Yang kemaren males-malesan hari ini jadi excited buat explore kota ini.

(Ps: semalem dapet banyak advice dan cerita singkat tentang Kota Yangon dari temen yg udah tinggal disini setahun lebih, terutama soal street foodnya yang nggak bersih, jadi langsung inget trip India bulan kemaren, dan langsung kangen sevel dan makanan Thailand kmrn yg super enak dan bersih).

Entah karena badan yang mulai renta, atau emang gue yang mulai bosan. Kalau dulu bisa jalan-jalan berangkat pagi pulang malem, sekarang cuma bisa berangkat siang pulang sore. Ditambah cepet capek pula banyak ngantuknya.

Hari ini seharian muter-muter keliling Yangon jalan kaki sampe tepar. Panas dicampur jauh jaraknya ditambah ketemu tangga itu rasanya nafas kayak diujung tanduk (padahal kalau naik gunung setinggi apapun juga gue jabanin) hahaha. Explore mulai dari old city sampai ke pagoda-pagodanya yang super cakep. Bener kata orang Yangon punya keunikan tersendiri: fusion dari bangunan khas kolonial peninggalan Inggris, masyarakat yang menggunakan sarung dan masih ngunyah sirih pinang (?) dimana-mana, dan bangunan keagamaan serta atribud Budha yang kental. Perpaduan tadi membuat Yangon unik banget menurut gue. Excited buat lebih explore Kota Yangon besoknya! Moga ga mageran.

Photo ini scene favorit hari ini, nemu toko pisang di area Indian yang entah kenapa fotogenic banget. Btw ini jadi penjual atau pembelinya? Yanngon merupakan salah satu tempat yang wajib kamu kunjungi sih jika travel ke Myanmar!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *